Kerja Keras Tim Bengawan Membuahkan Prestasi
Home
Berita
Kerja Keras Tim Bengawan Membuahkan Prestasi
21 April 2016 | 504

Kerja Keras Tim Bengawan Membuahkan Prestasi

Tim Bengawan mengirimkan 2 perwakilan ke Shell Eco Marathon Asia 2016

  1. Tim Bengawan 1 mengikuti kelas perlombaan Urban Bensin (gasoline). dengan Mobil Samodra 2.0
  2. Tim Bengawan 2 mengikuti kelas perlombaan Urban Diesel, dengan Mobil Samodra 3.0

Tim Bengawan berangkat tanggal 2 Maret 2016 dari bandara Adi sumarmo, sedangkan mobil sudah terlebih dahulu dikirim via pemaketan dengan perjalanan laut sejak bulan Desember 2015

Tim bengawan lolos dengan lancar dari 3 fase seleksi (administrasi dan desain mobil). Lomba berlangsung dari tanggal 3 - 6 Maret 2016 di circuit Luneta Park Manila Philipine. Lomba diikuti peserta dari Universitas universitas Asia dan Australia. Total peserta ada 118 team dari 17 negara.

Untuk peserta yang mengikuti kelas Urban Diesel ada 4 team dari Indonesia dan 2 Team dari Philipine. Kelas urban Gasoline diikuti 1 Team dari China, 3 dari India, 2 dari Mesir, 1 dari Oman, 3 dari Pakistan, 1 dari Philipine, 1 dari Thailand, 2 dari Vietnam, dan 3 dari Indonesia.

Urutan teknis lomba yang harus dilewati

1. Technical Inspection

    Fase ini harus dilalui semua peserta sebelum diperbolehkan melaksanakan race untuk mencatatkan hasil. Pada fase ini ada 10 inspeksi yang harus dilewati diantaranya:

a. Radius belokan mobil

b. Berat dan kelengkapan driver

c. Dimensi dan clurabilitas mobil

d. Rem (statis mode) mobil

e. Kebisingan klakson mobil dan lampu

f. Visibilitas ruang mobil

g. Akses keluar mobil

h. Seat belt driver

i. Desain mesin

j. Kelengkapan

2. Race

Untuk kelas perlombaan Urban setiap mobil harus menempuh 12 km dalam 10 x putaran dengan batas waktu 29 menit dan harus melakukan perhentian di pitstop setiap 2 putaran. Setiap tim hanya diperbolehkan melakukan 5 x race.

Pada technical inspection Tim bengawan 1 (Gasoline) langsung lolos pada hari pertama, sedangkan Tim bengawan 2 (Diesel) baru lolos pada hari kedua. Fase ini berlangsung sangat ketat dan langsung di inspeksi oleh insinyur dari Shell Asia.

Pada kesempatan race hari pertama Tim Bengawan 1 gagal mencatatkan hasil atau "do not finish" dikarenakan lebih lambat satu detik dari waktu yang ditentukan. Pada race ke 2 Tim Bengawan kembali gagal mencatatkan hasil karena adanya kerusakan rem dan stater engine. Baru pada race ke 3 berhasil mencatatkan hasil 104 km/l. Dan pada 2 kesempatan race terakhir tidak dapat digunakan karena keterbatasan waktu.

Untuk Tim bengawan 2 (diesel) bisa memanfaatkan 5x kesempatan dari 5 kesempatan yang tersedia. Hasil race dicatatkan berturut turut adalah sebagai berikut:

RACE 1 133 km/l
RACE 2 135 km/l
RACE 3 131 km/l
RACE 4 139 km/l
RACE 5 136 km/l

 Format hasil yang di pakai adalah catatan terbaik dari hasil tersebut. Bengawan Tim 1 menempati posisi ke 4 dan Bengawan Tim 2 menempati posisi ke 2 Asia. (ARI HUMAS DAN ECDC FT.UNS)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tags: fakultas-teknik,pendidikan,teknik-mesin,universitas-sebelas-maret,uns

0 Comments

Leave a comment