Lima Mahasiswa FT UNS Lolos Program Indonesian International Student Mobility Awards

2 July, 2021

UNS-Lima mahasiswa Fakultas Teknik (FT) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta lolos program Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA). Mereka yaitu Diva Sarah Radiya (Arsitektur/2018), Imam Bagus Wibisono (Teknik Industri/2018), Muhanmad Iqbal Sulistyo Putra (Teknik Industri/2019), Satrio Fachri Chaniago (Teknik Industri/2019), dan Zahra Humaida Rahman (Teknik Industri/2019). Program ini merupakan bagian dari program Kampus Merdeka yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar selama satu semester di perguruan tinggi terkemuka di luar negeri.

Salah seorang mahasiswa yang lolos program IISMA, Diva Sarah Radiya menuturkan bahwa Ia memilih Newcastle University, Inggris dalam program tersebut. Mahasiswa semester enam tersebut mengungkapkan bahwa sejak dulu Ia memiliki keinginan untuk berkuliah di Inggris. Oleh karena itu, saat dibuka program IISMA, Ia langsung memilih negara Inggris sebagai tempat untuk menempuh kuliah selama satu semester.

“Alasan pertama karena negaranya, kemudian kalau di Newcastle memang menawarkan mata kuliah yang relevan dengan jurusan saya, yaitu Arsitektur. Pertimbangan terbesar saya ada di mata kuliah yang bisa direkognisi dengan sistem kredit semester (sks) di semester depan,” jelasnya pada Rabu (23/6/2021).

Diva juga menjelaskan bahwa proses seleksi dibagi menjadi dua, yaitu seleksi internal dan seleksi nasional oleh Dikti. Pada tahap internal, mahasiswa wajib mengirim berkas berupa nilai kemampuan berbahasa asing, Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), hingga surat rekomendasi dari fakultas. Setelah itu, diadakan wawancara oleh International Office (IO) UNS untuk menyaring mahasiswa yang berhak melanjutkan ke seleksi nasional. Pada seleksi nasional, sistemnya juga tidak jauh berbeda, terdapat seleksi berkas, esai, dan wawancara.

Ia mengaku sangat senang dan masih tidak menyangka ketika dirinya diumumkan lolos program IISMA.

“Perasaan masih ga percaya karena bisa dibilang ini pertukaran pelajar internasional dan fully funded juga, ga nyangka dapat kesempatan studi di UK buat 1 semester. Sebenarnya deg-degan banget, tapi alhamdulillah berkat doa juga. Apalagi program IISMA ini pertama, jadi peluangnya lebih besar, pokoknya engga bisa dijelaskan dengan kata-kata,” ungkap mahasiswa semester enam tersebut.

Hal senada juga diungkapkan oleh Zahra Humaida Rahman, mahasiswa Teknik Industri yang lolos IISMA di Middle East Technical University, Turki.

“Perasaan saya saat mengetahui bahwa diterima sebagai penerima beasiswa IISMA itu bersyukur dan cemas. Pertama bersyukur, sangat bersyukur karena bisa termasuk di antara 1000 mahasiswa di seluruh Indonesia yang diterima dalam program ini. Betul-betul tidak nyangka karena awalnya juga tidak terlalu yakin,” ungkapnya.

Selain rasa senang, Zahra juga sempat diselimuti rasa cemas saat dirinya lolos program IISMA.

“Kedua ada rasa cemas akan tanggung jawab yang harus saya emban dan juga saya belum tahu situasi nanti di sana seperti apa. Namun di atas perasaan cemas itu, perasaan bersyukur dan rasa semangat saya jauh lebih besar untuk melaksanakan kuliah di Turki selama 1 semester,” imbuh mahasiswa semester empat tersebut.

Alasan Zahra memilih Middle East Technical University, Turki sebagai tempat untuk kuliah selama satu semester yaitu karena terdapat course atau mata kuliah yang linier dengan Prodi Teknik Industri.

“Dari beberapa universitas yang menjadi kandidat, akhirnya saya memilih Middle East Technical University di Turki karena Turki merupakan negara yang berbudaya Eropa, tetapi masih kental akan budaya Islam. Hal ini mendukung pengalaman pertama saya dalam merantau, sehingga tetap dapat suasana yang baru dari budaya Eropa tetapi tetap dalam zona nyaman saya sebagai seorang muslim,” ungkapnya.

Sebelum mengakhiri wawancara, Zahra berharap dapat menjalankan tanggung jawab awardee kepada UNS dan IISMA.

“Harapan saya semoga saya bisa menjalankan tanggung jawab dan amanah, baik dari IISMA maupun dari UNS seoptimal mungkin. Saya juga berharap untuk bisa mengambil sebanyak-banyaknya ilmu dan pengalaman dari Turki sehingga bisa berbagi kepada lingkungan saya setelah saya kembali dari program ini,” pungkasnya.

Melalui torehan ini, diharapkan mampu menginspirasi mahasiswa Fakultas Teknik untuk terus berprestasi dan memanfaatkan segala kesempatan yang ada untuk mengupgrade kemampuan dan keilmuan.

Humas FT/Aji
Editor: Kusumaningdyah N.H

Berikut daftar mahasiswa Fakultas Teknik yang lolos program IISMA.
1.Diva Sarah Radiya (Arsitektur/2018) – Newcastle Univesrsity, Inggris
2.Imam Bagus Wibisono (Teknik Industri/2018) - Abu Dhabi University, Uni Emirat Arab
3. Muhanmad Iqbal Sulistyo Putra (Teknik Industri /2019) - University of Szeged, Hungaria
4. Satrio Fachri Chaniago (Teknik Industri/2019) - RUDN University, Rusia
5. Zahra Humaida Rahman (Teknik Industri/2019) - Middle East Technical University, Turki