
FT UNS – Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret ( FT UNS) kembali menggelar CEO Talk ke-7 dengan mengusung topik “Kiat Sukses Merancang, Mematangkan, dan Mentransformasi Bisnis Alat Kesehatan Lokal” pada Selasa, (02/06/2026), di Ruang Seminar Utama Gedung Ir. RPM. Kasifudin FT UNS. Kegiatan ini menghadirkan Mr. Joseph Lum, Owner PT. NSP Technology Batam, sebagai narasumber utama yang membawa pengalaman dan wawasan berharga langsung dari dunia industri kepada para mahasiswa.
Acara tersebut dibuka oleh Prof. Dr. Ir. Eko Surojo, S.T., M.T., selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Penelitian FT UNS. Beliau menyampaikan bahwa CEO Talk #7 diselenggarakan sebagai upaya nyata dalam menumbuhkan inspirasi bagi mahasiswa dengan menghadirkan langsung pemimpin perusahaan untuk berbagi pengalaman secara langsung.

“CEO Talk #7 ini kami selenggarakan sebagai upaya untuk mengembangkan inspirasi bagi mahasiswa. Kami berharap, dengan menghadirkan orang pertama dari suatu perusahaan, mahasiswa dapat menyerap pengalaman nyata dari lapangan dan semakin termotivasi untuk berkarya,” ujar Prof. Eko Surojo.
Molly Lim selaku direktur utama dari PT. NSP Technology Batam turut menyampaikan sambutannya dan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan ruang berbagi pengalaman berharga kepada generasi penerus bangsa. Ia bahkan membuka kemungkinan bahwa para mahasiswa yang hari ini menjadi audiens, suatu saat akan berdiri sebagai narasumber utama di forum yang sama.
“CEO Talk bukan hanya kami yang dapat berdiri di sini, tapi adik-adik generasi muda penerus bangsa juga dapat berdiri di sini pada 5-10 tahun ke depan. Pada hari ini Mr. Joseph Lum akan sharing bagaimana journey beliau hingga menjadi owner PT NSP Technology Batam. Semoga hal tersebut dapat membantu adik-adik generasi muda untuk membuka wawasan lebih luas serta menjadi inspirasi,” ujar Molly Lim.

Memasuki pemaparan materi, Mr. Joseph Lum menjelaskan tiga poin kunci dalam membangun bisnis, yakni kualitas, inovasi, dan pelanggan. Ia menegaskan bahwa inovasi adalah pembeda utama dalam persaingan bisnis. Perjalanan Mr. Joseph dalam berinovasi bermula dari pengalaman pribadi yang menyentuh orang tuanya yang menderita diabetes harus menggunakan lancet yang menimbulkan rasa sakit. Hal itulah yang memantik semangatnya untuk menciptakan solusi nyata. Produk yang kemudian ia kembangkan berhasil menjadi lancet terkecil di dunia, dengan proses penelitian dan pengembangan selama lima tahun dan investasi sebesar enam juta dolar.
Mr. Joseph juga menjelaskan seluk-beluk operasional PT. NSP Technology Batam, mulai dari proses manufaktur, spray painting, hingga injection molding. Menutup sesinya, ia menitipkan sejumlah pesan yang memotivasi para mahasiswa untuk terus berkembang.


“Berpikirlah positif dan selalu cari peluang. Kamu harus mau berkorban, bekerja keras, dan percaya pada dirimu sendiri. Kembangkan banyak keterampilan, perluas jaringanmu karena itu akan membuka banyak kesempatan, dan fokuslah pada studimu dengan rasa ingin tahu yang tinggi,” ujar Mr. Joseph Lum.
Melalui CEO Talk #7, FT UNS terus memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri dalam membekali mahasiswa dengan wawasan praktis, semangat inovasi, serta jiwa kewirausahaan. Kegiatan ini sejalan dengan komitmen FT UNS dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyediaan pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan industri, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penguatan kompetensi dan semangat kewirausahaan mahasiswa, serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengenalan inovasi teknologi dan pengembangan industri alat kesehatan dalam negeri yang berdaya saing global. Humas FT UNS.




