
FT UNS – Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Program Magister dan Doktor semester genap tahun akademik 2025. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (18/02/2026) di Ruang Seminar Utama Gedung Ir. RPM. Kasifudin FT UNS diikuti oleh 94 mahasiswa baru pascasarjana dari berbagai program studi.
Acara ini menjadi momentum awal bagi mahasiswa untuk memasuki fase baru dalam perjalanan akademik, yaitu transformasi dari penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEKS) menuju penciptaan dan pengembangan IPTEKS secara mandiri, kritis, dan orisinal. Dalam sambutannya, Dekan FT UNS, Prof. Dr. Wahyudi Sutopo, S.T., M.Si., IPU., menegaskan bahwa jenjang pascasarjana menuntut perubahan paradigma berpikir mahasiswa.
“Saudara telah memilih sebuah fase penting: fase transformasi dari penguasaan IPTEKS menuju penciptaan dan pengembangan IPTEKS secara mandiri, kritis, dan orisinal. Saudara bukan lagi sekadar pengguna ilmu, tetapi produsen ilmu,” tegasnya.
Lebih lanjut, Prof. Wahyudi menjelaskan bahwa pada jenjang sarjana mahasiswa dibentuk menjadi profesional seperti engineer, architect, dan planner. Namun pada jenjang pascasarjana, mahasiswa diharapkan memiliki peran tambahan sebagai scientist dan pemimpin riset yang mampu melahirkan kebaruan melalui budaya akademik yang kuat.

Ia juga menekankan bahwa proses pembelajaran pascasarjana harus mendorong kemandirian intelektual, keberanian berinovasi, serta kemampuan menjawab tantangan global di bidang rekayasa melalui kontribusi ilmiah yang nyata. Lulusan FT UNS diharapkan memiliki karakter tangguh, kolaboratif, inovatif, inklusif, pluralis, berperilaku hidup sehat, serta berwawasan lingkungan sebagai fondasi menjadi global engineefdr, global architect, dan global planner.
Untuk mendukung proses tersebut, FT UNS telah menerapkan kurikulum Outcome-Based Education (OBE) di seluruh program studi pascasarjana, didukung oleh sumber daya akademik yang kuat, yaitu 47 guru besar, 35 laboratorium, dan 29 grup riset. Selain itu, FT UNS juga mendorong peran Himpunan Pascasarjana Teknik sebagai ruang strategis pengembangan akademik dan non-akademik, mulai dari diskusi ilmiah, klinik publikasi, kolaborasi riset, hingga penguatan jejaring dan soft skills.
Dari sisi kemitraan, FT UNS telah menjalin lebih dari 100 kerja sama nasional dan internasional yang membuka peluang kolaborasi riset, mobilitas akademik, serta akses data penelitian bagi mahasiswa pascasarjana.

Menutup sambutannya, Dekan mengajak seluruh mahasiswa untuk meluruskan niat dan memperkuat komitmen dalam menempuh studi.
“Jadilah Petarung Sejati Pascasarjana yang menghasilkan karya kreatif, orisinal, dan berdampak bagi masyarakat dan peradaban,” tutupnya singkat.
Melalui kegiatan ini, FT UNS turut berkontribusi dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan pendidikan pascasarjana yang berorientasi riset dan inovasi, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengembangan kapasitas ilmiah dan teknologi, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi akademik nasional dan internasional yang mendukung ekosistem riset berkelanjutan. Humas FT UNS.




