Hadir Sebagai Akademisi, Kaprodi Magister Teknik Sipil FT UNS Menilai Kesiapan Infrastruktur Jawa Tengah Menjelang Mudik Lebaran

28 April, 2022

FT-UNS - TATV baru-baru ini menayangkan suatu acara dengan tajuk Aspirasi Jawa Tengah yang bertemakan Kesiapan Infrastruktur Jawa Tengah Menjelang Lebaran. Acara ini disiarkan melalui saluran televisi dan youtube TATV Surakarta pada Selasa, 12 April 2022 yang dimulai pada pukul 19.00 WIB. Talkshow ini menghadirkan tiga narasumber yaitu diantaranya Dr. Ir. H. Alwin Basri, M.M., M.IKom., Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jawa Tengah. Narasumber berikutnya yaitu Dr. Ir. AR. Hanung T., M.Si., Kepala Dinas Pu Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah, serta Ir. Ary Setyawan, M.Sc., P.hd. yang merupakan Kaprodi Magister Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret. Acara ini dibawakan oleh pembawa acara Bona Ventura Sulistiana, S.H., M.H. didampingi dengan rekannya sebagai co-host Antik Wijaya.

Acara ini berlangsung selama 1 jam 15 menit. Pada acara ini membahas beberapa hal mengenai infrastruktur yang dimiliki Jawa Tengah menjelang mudik lebaran tahun 2022. Hanung menyampaikan bahwa kemantapan jalan nasional diatas 60% dan terus dilakukan pemeliharaan sehingga H-10 lebaran diharapkan semua sudah siap.

Terkait dengan kondisi riil infrastruktur Jawa Tengah saat ini khususnya jalan-jalan atau jalur yang nanti akan digunakan dalam arus mudik lebaran Alwin menjelaskan, “Kita ada jalan yang baik rusak ringan dan rusak berat,” ucapnya di awal penjelasan.

“Jalan provinsi kita ada 2400-an, kan ada jalan nasional, provinsi, kabupaten, dan desa. Jalan yang kita tangani yang provinsi, ada 2400-an itu kurang lebih yang baik itu 40% 965 KM, yang sedang itu kurang lebih sekitar 50% sekitar 1219 KM, yang rusak itu 9% kurang lebih 200 KM, yang rusak berat belum, maksudnya tidak ada. Untuk jalur alternatif itu nanti dari kota atau kabupaten,” jelasnya.

Alwin juga menambahkan bahwa telah dilakukan pemantauan jalan terkait dengan kesiapan di setiap jalur-jalur yang ada seperti jalur utara, tengah, selatan, dan selatan-selatan atau jalur Daendels.

Ir. Ary Setyawan, M.Sc., P.hd memberikan tanggapan atau penilaian terkait dengan kesiapan infrastruktur Jawa Tengah, ia berkata, “Sebenarnya masalah lebaran itu tidak pada infrastrukturnya, menurut saya ini pada kapasitas jalannya. Karena memang jalan itu kan didesain dengan lalu lintas harian rata-rata, jadi bukan lalu lintas harian lebaran. Jadi, ya wajar kalau di saat lebaran kapasitasnya jauh melebihi dari desain yang sudah didesain untuk jalan.”

Ia juga menambahkan, “Infrastruktur nampaknya sudah siap dan kondisinya rata rata 90% sudah mantap itu sudah luar biasa, wajar kalau ada rusak rusak dikit. Mungkin dari sisi volumenya, kapasitas rasionya yang jauh melebihi yang biasanya. Para pemirsa juga harus memaklumi.

Alwin juga menyampaikan bahwa pemerintah dan Bina Marga telah melakukan koordinasi untuk pengawalan jalan-jalan yang utama yaitu jalan-jalan menuju tempat wisata dan jalan-jalan exit tol. Telah dibuat pemetaan daerah rawan banjir, longsor, dan macet. Untuk kawasan-kawan yang rawan tersebut akan dikawal lebih.

Salah satu kata kunci sukses untuk mudik lebaran nanti yaitu koordinasi dan teamwork, tidak dengan hanya Bina Marga, tetapi juga mungkin dengan pihak Dinas Perhubungan, Dinas Lalu Lintas, serta segala aparatur di tingkat kabupaten kota.

“Kami sudahi intensif dengan Dinas Perhubungan dan kepolisian. Kita memang alhamdulilah punya tol yang luar biasa, ada 21 rest area. Jalan nasional ada banyak, rest area-nya banyak. Sebenarnya koordinasi ini tidak hanya kami instansi pemerintah tapi juga masyarakat pengguna nantinya. Jadi kalau diatur di lapangan juga manut,” ujar Hanung.

Hanung juga berpesan kepada para pengguna jalan nantinya untuk selalu patuh dan taat dengan rambu-rambu maupun imbauan dari kepolisian.

Di akhir acara Ir. Ary Setyawan, M.Sc., P.hd menutup dengan menyampaikan bahwa obrolan pada malam hari itu cukup menarik. “Bukan kekayaan kita yang membuat jalan kita bagus tapi justru jalan yang mantap bagus itu yang membuat kita lebih sejahtera insyaallah Jawa Tengah akan mewujudkannya,” ucap Ary dipenghujung acara.

Semoga mudik lebaran nanti dapat berlangsung dengan baik, lancar, dan nyaman.

HUMAS FT/DIF Editor/ KNH