
FT UNS – Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret (UNS) menjalin kerja sama dengan PT PLN (Persero) Pusat Pemeliharaan Ketenagalistrikan (PLN Pusharlis) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pengembangan Teknologi dan Produk Baterai. Penandatanganan berlangsung di Royal Ambarrukmo, Yogyakarta, dalam rangkaian kegiatan PLN Pusharlis Collaboration Day pada Jum’at (16/10/2026).
PKS ditandatangani oleh Dekan FT UNS, Prof. Dr. Ir. Wahyudi Sutopo, S.T., M.Si., IPU., dan General Manager PLN Pusharlis, Yussri Febiyanto. Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi perguruan tinggi dan industri dalam pengembangan teknologi penyimpanan energi, khususnya Battery Energy Storage System (BESS).
Dalam rangkaian acara tersebut, Guru Besar Teknik Elektro FT UNS, Prof. Ir. Muhammad Nizam, S.T., M.T., Ph.D., turut menjadi pembicara pada sesi Business Case-2: Manufaktur Battery Energy Storage System (BESS). Pada sesi ini, ia memaparkan peluang kemitraan strategis antara UNS dan PLN Pusharlis untuk mendukung pengembangan teknologi sekaligus memperkuat kemampuan manufaktur BESS.
Kontribusi FT UNS dalam kolaborasi ini mencakup pemodelan, pengendalian dan validasi sistem, kajian kapasitas (sizing), simulasi jaringan, serta pengembangan Battery Management System (BMS) dan Energy Management System (EMS). Dukungan lainnya meliputi penyediaan instrumen pengujian, pengelolaan data dan Digital Twin, serta penyusunan protokol pengujian dan evaluasi kinerja untuk mendukung pengembangan produk baterai yang andal.

Selain pengembangan teknologi, kerja sama ini membuka peluang peningkatan kompetensi sumber daya manusia PLN Pusharlis melalui pendidikan formal bergelar maupun program pendidikan non-gelar. Skema yang dapat dikembangkan antara lain Program Profesi Insinyur dan program magister berbasis riset (Master’s by Research). Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat penguasaan teknologi, kapasitas rekayasa, serta kompetensi sumber daya manusia dalam pengembangan dan manufaktur BESS.
Kesiapan UNS dalam mendukung pengembangan teknologi penyimpanan energi juga ditunjukkan melalui pengalaman pengembangan BESS berkapasitas 100 kWh yang ditempatkan di PLTU Pelabuhan Ratu. Pengalaman tersebut menjadi salah satu modal penting untuk mendukung pengembangan teknologi dan produk baterai melalui kolaborasi dengan industri ketenagalistrikan.

Melalui kerja sama ini, FT UNS dan PLN Pusharlis diharapkan dapat memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan industri, mulai dari pengembangan teknologi, pengujian, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, hingga penguatan kemampuan manufaktur. Kolaborasi ini sekaligus membuka peluang bagi pengembangan produk penyimpanan energi yang andal dan mendukung peningkatan kapasitas industri ketenagalistrikan nasional.
Kerja sama tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) terutama SDG 7: Energi Bersih dan Terjangkau, melalui pengembangan teknologi penyimpanan energi; SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, melalui penguatan riset, rekayasa, dan kemampuan manufaktur; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri dalam pengembangan teknologi energi.
Humas FT UNS.




