
FT UNS – Center for Engineering Education (CEE) Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret (FT UNS) menggelar workshop bertajuk “Asesmen CPL untuk Kurikulum OBE” pada Rabu (15/04/2026) di Ruang Sidang Senat Gedung Ir. RPM. Kasifudin FT UNS. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat implementasi Outcome Based Education (OBE) melalui sistem asesmen yang terstruktur, terukur, dan berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan (CPL).
Workshop ini menghadirkan narasumber dari Universitas Islam Indonesia sekaligus Sekretaris Jenderal IABEE, Ir. Berlian Kushari, S.T., M.Eng., IPM, ASEAN Eng., dan dihadiri oleh dosen dari berbagai program studi di FT UNS sebagai bagian dari proses refleksi dan evaluasi kurikulum. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memastikan bahwa seluruh komponen pembelajaran telah selaras dengan prinsip constructive alignment, mulai dari penetapan CPL hingga metode asesmen yang digunakan dalam proses pembelajaran.
Dalam sambutannya, Dekan FT UNS, Prof. Dr. Ir. Wahyudi Sutopo, S.T., M.Si., IPU., menekankan bahwa pendidikan tinggi memiliki tanggung jawab dalam menghasilkan sumber daya manusia yang unggul, berakhlak mulia, serta memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan zaman. Ia juga menyoroti tantangan global yang semakin kompleks, termasuk meningkatnya jumlah lulusan perguruan tinggi yang belum sepenuhnya terserap secara optimal.

“Melalui kegiatan ini, kita perlu merefleksikan apakah kurikulum dan proses pembelajaran yang dijalankan sudah benar-benar mampu memastikan ketercapaian CPL secara utuh,” ujar Prof. Wahyudi.
Ia menambahkan bahwa tantangan dalam implementasi OBE tidak hanya terletak pada perancangan kurikulum, tetapi juga pada pelaksanaan asesmen dan evaluasi yang akurat serta berkelanjutan.
Lebih lanjut, Prof. Wahyudi juga menyoroti pentingnya kolaborasi antar dosen dalam program studi untuk memastikan tidak adanya kesenjangan dalam satu siklus pembelajaran. Hal ini menjadi krusial agar lulusan FT UNS tidak hanya tepat waktu, tetapi juga memiliki kualitas yang sesuai dengan profil lulusan yang diharapkan.
Pada sesi pemaparan materi, Ir. Berlian Kushari menjelaskan secara komprehensif konsep asesmen CPL dalam kerangka OBE. Ia menyampaikan bahwa asesmen merupakan bagian penting dalam memastikan adanya bukti nyata bahwa mahasiswa telah mencapai target pembelajaran yang ditetapkan.

“Asesmen merupakan upaya untuk mencari evidence of learning bahwa mahasiswa benar-benar telah mencapai capaian pembelajaran,” ujar Ir. Berlian Kushari.
Ia menegaskan bahwa asesmen tidak hanya berfokus pada pemberian nilai, tetapi juga pada proses memberikan umpan balik dan kesempatan bagi mahasiswa untuk menunjukkan kompetensinya secara nyata.
Dalam implementasinya, sistem asesmen CPL harus mampu mengintegrasikan berbagai komponen, mulai dari metode asesmen, waktu pelaksanaan, hingga level keberterimaan capaian. Dengan demikian, hasil asesmen tidak hanya menjadi data administratif, tetapi juga menjadi dasar dalam pengambilan keputusan untuk pengembangan kurikulum dan proses pembelajaran.

Kegiatan ini selaras dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan sistem pembelajaran dan asesmen berbasis capaian, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui peningkatan kualitas lulusan yang adaptif dan inovatif, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi akademik dengan institusi nasional dalam pengembangan kurikulum berbasis standar internasional. Humas FT UNS.




