
FT UNS – Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret (FT UNS) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertema Capstone Design Multi Program Studi pada Kamis (16/04/2026) bertepmat di Ruang Sidang Senat Gd. Ir. RPM. Kasifudin FT UNS. Kegiatan ini diikuti oleh para ketua program studi dan dosen di lingkungan FT UNS sebagai upaya penguatan implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE).
FGD ini menghadirkan dua narasumber yang merupakan ahli di bidangnya, yaitu Ir. Ridwan Wicaksono, S.T., M.Eng. Ph.D. (Dosen Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada) dan Dr. Eng.Ir. Risdiyono, S.T., M.Eng., IPM. (Dosen Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia).
Kegiatan dibuka secara langsung oleh Dekan Fakultas Teknik UNS, Prof. Dr. Ir. Wahyudi Sutopo, S.T., M.Si., IPU, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya penguatan mata kuliah capstone design sebagai bagian dari pembelajaran berbasis luaran (outcome).

“Capstone design merupakan bagian penting dalam kurikulum berbasis OBE karena menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama perkuliahan. Oleh karena itu, implementasinya perlu dirancang secara matang dan relevan dengan kebutuhan masing-masing program studi,” ujar Prof. Wahyudi.
Dalam sesi diskusi, Ir. Ridwan Wicaksono, S.T., M.Eng. Ph.D. menekankan pentingnya desain capstone yang tidak hanya bersifat akademik, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan nyata di dunia industri.
“Capstone design sebaiknya dirancang berbasis permasalahan riil sehingga mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menghasilkan solusi yang aplikatif dan berdampak,” jelasnya.
Sementara itu, Dr. Eng.Ir. Risdiyono, S.T., M.Eng., IPM. menyoroti pentingnya integrasi lintas disiplin dalam pelaksanaan capstone design, khususnya pada program studi teknik yang memiliki ragam konsentrasi keilmuan.
“Pendekatan multi program studi dalam capstone design menjadi sangat penting untuk melatih kolaborasi dan kemampuan problem solving mahasiswa dalam menghadapi tantangan kompleks di dunia kerja,” ungkapnya.

Dalam diskusi yang berlangsung interaktif, para narasumber memaparkan konsep serta praktik terbaik dalam penerapan mata kuliah capstone design di perguruan tinggi. Pembahasan difokuskan pada bagaimana merancang capstone design yang relevan dengan kebutuhan masing-masing program studi, mengingat setiap prodi memiliki karakteristik dan konsentrasi keilmuan yang berbeda namun masih kerap beririsan antar prodi satu dengan lainnya.

Selain itu, forum ini juga menjadi ruang berbagi pengalaman dan diskusi antar dosen dalam merumuskan model capstone design yang adaptif, integratif, serta mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam menyelesaikan permasalahan nyata di bidang teknik.
Melalui kegiatan ini, FT UNS berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan kurikulum agar selaras dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi. FGD ini diharapkan dapat menghasilkan rumusan implementasi capstone design yang lebih terarah dan berdampak bagi peningkatan kualitas lulusan.

Sebagai bagian dari pengembangan pendidikan tinggi yang berkelanjutan, kegiatan ini juga sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kualitas pembelajaran, serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penguatan inovasi dan kesiapan lulusan di dunia industri. Humas FT UNS.




