
FT UNS – Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret (UNS) memperkuat kolaborasi dengan dunia industri melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT. Japan Solderless Terminal Indonesia (J.S.T), Kamis (17/9/2026), di Ruang Sidang Senat FT UNS. Kerja sama tersebut mencakup pendidikan dan pengajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan program magang dan tugas akhir mahasiswa.
PKS tersebut ditandatangani oleh Dekan FT UNS Prof. Dr. Ir. Wahyudi Sutopo, S.T., M.Si., IPU. dan HR Assistant Manager PT J.S.T. Indonesia Neneng Riawati, S.E. Kerja sama ini membuka peluang bagi mahasiswa dari tujuh program studi di FT UNS, yakni Teknik Sipil, Arsitektur, Perencanaan Wilayah dan Kota, Teknik Mesin, Teknik Industri, Teknik Kimia, serta Teknik Elektro untuk terlibat dalam berbagai aktivitas bersama dunia industri.
Dekan FT UNS Prof. Wahyudi menekankan pentingnya menjadikan kegiatan magang dan tugas akhir sebagai bagian dari pembelajaran berbasis masalah.

“Magang dan tugas akhir perlu menjadi bagian dari pembelajaran berbasis masalah. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman kerja, tetapi juga belajar mengidentifikasi masalah, merancang solusi, dan memberikan nilai tambah bagi industri,” ujar Prof. Wahyudi.
Implementasi awal kerja sama tersebut akan dikembangkan melalui Program Studi Teknik Industri, antara lain melalui Capstone Design, magang, dan tugas akhir. Dr. Eng. Ilham Priadythama, S.T., M.T., menjelaskan bahwa kolaborasi dengan industri dapat memberikan ruang bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam persoalan nyata.
“Mahasiswa Teknik Industri dapat terlibat langsung dalam persoalan industri, khususnya yang berkaitan dengan Industry 4.0, otomasi industri, sistem produksi, dan peningkatan efisiensi proses. Melalui Capstone Design, magang, dan tugas akhir, mahasiswa diharapkan mampu menghasilkan solusi yang relevan dan bernilai bagi industri,” jelas Dr. Eng. Ilham.

Direktur PT J.S.T. Indonesia Dr. Kosasih, S.E., M.M. menyampaikan bahwa hubungan J.S.T. Indonesia dengan UNS, khususnya Fakultas Teknik, telah terjalin melalui proses rekrutmen lulusan. Saat ini terdapat 10 karyawan PT J.S.T. Indonesia yang merupakan lulusan FT UNS, dengan empat di antaranya telah berada pada level middle manager.
Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi salah satu dasar bagi pengembangan kerja sama yang lebih luas, khususnya dalam program magang. PT J.S.T. Indonesia mendorong agar mahasiswa tidak sekadar ditempatkan dalam rutinitas pekerjaan, tetapi memperoleh proyek yang sesuai dengan kompetensi akademiknya.
“Kami mencoba membuat program pemagangan yang lebih produktif. Selama enam bulan mahasiswa memiliki target dan proyek yang dapat dijadikan tugas akhir sekaligus memenuhi kompetensi mata kuliah. Kami juga mulai menjajaki adanya Capstone Project, sehingga proyek yang dikerjakan mahasiswa dapat memberikan kontribusi dan manfaat bagi industri.” ujar Dr. Kosasih
Selain pengembangan magang dan Capstone Project, kerja sama juga membuka peluang kolaborasi penelitian serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia melalui pelatihan di bidang teknologi yang berkembang, seperti Internet of Things (IoT), artificial intelligence (AI), dan smart manufacturing.
Pada kesempatan yang sama, UNS juga menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT J.S.T. Indonesia. MoU ditandatangani Rektor UNS Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si. dan Direktur PT J.S.T. Indonesia Dr. Kosasih, S.E., M.M., dengan ruang lingkup Tridarma Perguruan Tinggi, Kampus Berdampak, dan pengembangan sumber daya manusia.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja sama, Internasionalisasi, dan Informasi UNS, Prof. Irwan Trinugroho, S.E., M.Sc., Ph.D., QCRO menegaskan bahwa kerja sama tersebut perlu diarahkan pada kegiatan yang memberikan dampak nyata bagi kedua institusi.
“Jangan sampai MoU dan PKS ini hanya menjadi seremoni, tetapi memang ada aktivitas riil yang dikerjakan. Kerja sama yang dihitung sekarang bukan hanya berapa jumlah MoU yang ditandatangani, tetapi bagaimana dampaknya, baik dampak ekonomi, sosial, maupun lingkungan.” ujar Prof. Irwan.

Ia juga mendorong agar implementasi kerja sama diawali dengan pemetaan kompetensi yang dibutuhkan industri sehingga program magang dapat berjalan lebih terarah dan berpotensi dilanjutkan melalui Capstone Project maupun tugas akhir.
Kerja sama FT UNS dan PT J.S.T. Indonesia turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pembelajaran berbasis pengalaman industri, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penguatan kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui kolaborasi pendidikan dan penyelesaian persoalan industri, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kemitraan antara perguruan tinggi dan dunia industri.
Humas FT UNS.




