Gandeng IAI Surakarta dan STAF, Prodi Arsitektur FT UNS Adakan Seri Kuliah Bersama Arsitek Profesional dengan Tema Adaptive Reuse

20 April, 2023

FT UNS - Program Studi (Prodi) Arsitektur Fakultad Teknik dan Urban Rural Design and Conservation (URDC Labo) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengadakan workshop kuliah tamu arsitektur seri profesional talks. Kegiatan ini bekerja sama dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Surakarta dan Solo Talk Architecture Forum (STAF). Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (11/4/2023) di Ruang Sidang Umum Gedung Ir. RPM Kasifudin FT UNS.

Narasumber yang dihadirkan yaitu Ar. Jacob Gatot Surarjo, IAI. yang merupakan co-founder of M-Bloc Space dan Principal of Arcadia Architects. Kegiatan ini dipandu oleh Ar. Dian Susilo, IAI. selaku Principal of Desaign Handmade Studio. Tema yang diangkat dalam workshop ini yaitu ‘Adaptive Reuse’ Bangunan Pusaka dan Kekayaan Heritage.

Dalam materinya, Ia menjelaskan beberapa contoh bangunan yang menerapkan prinsip adaptive reuse ala M-Bloc, salah satunya M-Bloc Space.

“M-Bloc Space merupakan inclusive public space yang di dalamnya terdapat banyak aktivitas publik, seperti pameran brand lokal. Bangunan ini awalnya merupakan gudang yang diubah menjadi sebuah concert hall dengan mengaplikasikan adaptive reuse. Sebelumnya merupakan ruang yang pasif yang hampir tidak pernah digunakan, sekarang menjadi ruang kreatif yang hype dan cocok bagi kalangan muda,” jelasnya.

Selain itu, terdapat pula M-Bloc Market yang berfungsi sebagai pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Lebih lanjut, Ia menjelaskan bahwa M-Bloc memiliki visi yaitu music, melawai, millenials, makers, money, movement, no parking, cashless, green lifestyle, local brand.

Selain M-Bloc Space, tempat lain yang memanfaatkan adaptive reuse sekaligus preservasi yaitu Hoi An di Vietnam.

“Pada kawasan ini semuanya merupakan bangunan lama, tetapi sudah beralih fungsi menjadi public space yang mengikuti perkembangan zaman. Meskipun yang digunakan merupakan, tapi masih mempertahankan keasliannya,” imbuhnya.

Beberapa tempat di Indonesia juga sudah menerapkan adaptive reuse, seperti Uma Seminyak, Bali; Pos Bloc, Jakarta; JNM Bloc, Yogyakarta; Pos Bloc, Medan; Fabriek Bloc, Padang; dan Zillenials. Usai pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi.

 

Surakarta akan memiliki creative space yang akan dikelola oleh M Block managemen yang saat ini di persiapkan di Lokananta. Diharapkan proses adaptive reuse pada Lokananta bisa banyak memberi manfaat sebagai inclusive space bagi warga Solo.
Humas FT/ Aji. Editor / KNH