Irfan Santosa Raih Gelar Doktor Ilmu Teknik Mesin FT UNS dengan Riset Inovatif Distilasi Air Laut Tenaga Surya

12 August, 2025

FT UNS - Fakultas Teknik (FT) Universitas Sebelas Maret (UNS) kembali meluluskan doktor baru dari Program Studi Doktor Ilmu Teknik Mesin Dr. Irfan Santosa resmi menyandang gelar doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam ujian tertutup pada tanggal  senin (14/07/2025) dan melaksanakan Yudisium Promosi Doktor  yang berlangsung di Ruang Multimedia FT UNS pada Kamis (31/7/2025).

Dalam disertasinya berjudul Studi Performansi Single Slope Solar Distillation dengan Phase Change Material sebagai Thermal Energy Storage, Dr. Irfan mengembangkan teknologi distilasi energi surya berbasis Single Slope Solar Still (S4) dengan penerapan fins dan phase change material (PCM) sebagai penyimpan energi panas. Penelitian ini fokus pada pemanfaatan PCM komposit berbahan Nano Porous Silica yang dikombinasikan dengan parafin, stearic acid, dan soybean wax.

Metode yang digunakan meliputi fabrikasi PCM komposit dengan teknik adsorpsi, karakterisasi material melalui uji EDX, TGA, dan DSC, serta pengujian performa menggunakan Computational Fluid Dynamics (CFD) dan eksperimen langsung. Hasil riset menunjukkan bahwa penggunaan PCM NPS-Stearic Acid mampu meningkatkan produktivitas air distilasi hingga 26% dibandingkan PCM-SA konvensional, serta 24% dibandingkan model distilasi tanpa PCM.

“Air tawar yang dihasilkan juga sudah memenuhi standard mulai dari pH, kekeruhan, total dissolved solids dan kandungan klorin ada di bawah batas aman sehingga layak untuk dikonsumi dengan dimasak terlebih dahulu” jelas Dr. Irfan.

Temuan ini memiliki dampak signifikan untuk penyediaan air tawar di daerah pesisir dengan memanfaatkan energi surya yang bersih dan terbarukan.

Disertasi ini dibimbing oleh , Prof. Dr. Eng. Syamsul Hadi, S.T., M.T. sebagai promotor, Prof. Ir. Agung Tri Wijayanta, S.T., M.Eng., Ph.D. Co Promotor 1, dan Dr. Ir. Eko Prasetya Budiana, S.T., M.T. Co Promotor 2. Pada saat ujian tertutup Dr. Irfan diuji oleh dua orang penguji Prof. Dr. Ir. Budi Kristiawan, S.T, M.T. sebagai penguji internal (UNS) dan Prof. Dr. Ir. Djatmiko Ichsani, M. Eng penguji eksternal dari Institut Teknologi Sepuluh November.

“Seluruh aktivitas penelitian di bidang teknik mesin harus memberikan solusi nyata bagi masyarakat, sejalan dengan arah kebijakan Kemdiktisaintek Berdampak,” ujar Prof. Syamsul Hadi selaku promotor.

Dr. Irfan menyelesaikan masa studinya dalam waktu 4 tahun 6 bulan dengan IPK 3,94 dan meraih predikat Sangat Memuaskan. Penelitian ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak) melalui penyediaan teknologi desalinasi hemat energi, SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) melalui pemanfaatan energi surya, dan SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui inovasi ramah lingkungan yang mengurangi ketergantungan pada sumber daya fosil.

Ke depan, riset ini akan dilanjutkan bersama Grup Riset Desalinasi FT UNS untuk mengembangkan prototipe skala lapangan, membuka peluang kolaborasi dengan industri, serta memperluas penerapan teknologi distilasi di wilayah pesisir dan kepulauan Indonesia.

Humas FT-Werna.

Editor-Pratikno.