
FT UNS – Tim proyek Teknik Industri bekerja sama dengan Desa Cepogo dalam rancangan capstone. Hasil eksplorasi dan usulan rancangan perbaikan dari tim Proyek Capstone Teknik Industri dikaji dan dinilai oleh para pelaku usaha secara langsung. Penilaian tersebut telah dilakukan pada tangal 11 Januari 2023 di Desa Cepogo.
Proyek Capstone atau disebut sebagai mata kuliah Proyek Perancangan Terpadu merupakan kulminasi dari kuliah-kuliah sebelumnya dari semester 1-6 yang telah dipelajari dan diselesaikan oleh mahasiswa. Di Teknik Industri, kuliah ini diambil oleh mahasiswa semester 7. Target kompetensi Proyek Capstone yaitu mahasiswa memahami dan mengaplikasikan proses engineering yang baik dan mengasah softskill mahasiswa. Untuk mencapai target tersebut, mahasiswa dalam tim melakukan eksplorasi permasalahan di industri nyata, mengidentifikasi problem, merancang alternatif solusi, melakukan pengambilan keputusan penentuan solusi terbaik, mengenalisis potensi implementasi, dan merancang prototype.
Pada bulan September 2022 kemarin, mahasiswa Teknik Industri juga telah melakukan Proyek Capstone di klaster industri tembaga, di Tumang, Cepogo, Boyolali.

FT UNS – Tim proyek Teknik Industri bekerja sama dengan Desa Cepogo dalam rancangan capstone. Hasil eksplorasi dan usulan rancangan perbaikan dari tim Proyek Capstone Teknik Industri dikaji dan dinilai oleh para pelaku usaha secara langsung. Penilaian tersebut telah dilakukan pada tangal 11 Januari 2023 di Desa Cepogo.
Proyek Capstone atau disebut sebagai mata kuliah Proyek Perancangan Terpadu merupakan kulminasi dari kuliah-kuliah sebelumnya dari semester 1-6 yang telah dipelajari dan diselesaikan oleh mahasiswa. Di Teknik Industri, kuliah ini diambil oleh mahasiswa semester 7. Target kompetensi Proyek Capstone yaitu mahasiswa memahami dan mengaplikasikan proses engineering yang baik dan mengasah softskill mahasiswa. Untuk mencapai target tersebut, mahasiswa dalam tim melakukan eksplorasi permasalahan di industri nyata, mengidentifikasi problem, merancang alternatif solusi, melakukan pengambilan keputusan penentuan solusi terbaik, mengenalisis potensi implementasi, dan merancang prototype.
Pada bulan September 2022 kemarin, mahasiswa Teknik Industri juga telah melakukan Proyek Capstone di klaster industri tembaga, di Tumang, Cepogo, Boyolali.

Keterlibatan mahasiswa Teknik Industri dalam proyek ini semakin mengasah kemampuan mereka karena mahasiswa TI sering mengerjakan tugas berbasis proyek, dalam Proyek Capstone diampu dan diuji oleh dosen multidisiplin dan industri sehingga lebih mengasah berpikir kritis dan kreatif.
Dr. Retno berharap agar proyek seperti ini tidak hanya pada tim yang terdiri dari satu prodi saja, tetapi multi prodi dapat bersinergi dalam satu proyek. Sebab problem engineering di lapangan memang kompleks dan butuh berbagai multidisiplin ilmu agar mendukung industri.
FT HUMAS/AI. EDITOR/ KNH




