
FT UNS – Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret (FT UNS) bersama PT PLN (Persero) menyelenggarakan Workshop Motor Listrik Konversi: “Edukasi dan Aksi Kendaraan Listrik untuk Masa Depan Bersih” pada Kamis, (27/11/2025), di Kampus FT UNS Surakarta. Kegiatan ini menjadi puncak rangkaian Roadshow Kendaraan Listrik 2025, yang sebelumnya telah digelar di sejumlah SMA/SMK di wilayah Solo Raya.
Workshop ini bertujuan memperluas literasi energi bersih dan meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai teknologi kendaraan listrik, mulai dari konsep dasar, proses konversi, hingga teknologi penyimpanan energi yang menjadi fondasi pengembangan kendaraan listrik masa depan. Program ini merupakan bagian dari komitmen bersama FT UNS dan PLN dalam mendukung percepatan transisi energi nasional.
Kegiatan dibuka oleh Dekan FT UNS, Prof. Dr. Ir. Wahyudi Sutopo, S.T., M.Si., IPU, bersama perwakilan PT PLN Surakarta Kota, Nila Dewanti. Dalam sambutannya, Prof. Wahyudi menegaskan bahwa workshop ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran perguruan tinggi melalui edukasi dan penguatan riset di bidang teknologi energi berkelanjutan.

“Workshop ini merupakan langkah strategis bagi FT UNS untuk memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan teknologi energi berkelanjutan. Melalui edukasi dan riset yang terarah, kami berharap generasi muda semakin siap menghadapi transformasi menuju ekosistem kendaraan listrik nasional.”
Pada sesi awal, Dr. Ir. Hari Maghfiroh, S.T., M.Eng., M.Sc. Dosen Program Studi Teknik Elektro FT UNS memaparkan prinsip kerja kendaraan listrik dan komponen penting seperti motor listrik, controller, baterai, serta Battery Management System (BMS). Peserta juga diajak berdiskusi mengenai peluang dan tantangan konversi kendaraan listrik di Indonesia.
Setelah sesi pemaparan, peserta melakukan kunjungan ke Laboratorium Baterai Teknik Elektro FT UNS untuk menyaksikan demonstrasi proses awal konversi, termasuk tahap perakitan baterai dan welding sel baterai yang ditampilkan oleh tim dosen dan asisten laboratorium. Kunjungan ini menjadi momen penting bagi peserta untuk memahami aplikasi teknis dan proses pengembangan baterai secara langsung.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Factory Visit ke Pusat Unggulan Iptek (PUI) Teknologi Penyimpanan Energi Listrik UNS. Peserta mendapatkan kesempatan mengeksplorasi fasilitas riset, mulai dari laboratorium pengujian baterai, sistem penyimpanan energi skala besar, hingga demo teknologi energi masa depan. Pada sesi ini, para peneliti PUI antara lain Rina Wiji Astuti, S.T., M.T. dan Vernanda Sitorini ZH, S.T. memberikan penjelasan tentang perkembangan riset energi bersih yang tengah dikembangkan UNS.

Kegiatan ini menegaskan komitmen FT UNS dan PLN dalam membangun ekosistem edukasi kendaraan listrik yang komprehensif dan berkelanjutan. Dengan hadirnya kolaborasi edukatif mulai dari sosialisasi di sekolah, roadshow kendaraan listrik, hingga workshop teknis dan kunjungan laboratorium, kedua institusi berharap dapat mencetak generasi muda yang memiliki penguasaan teknologi energi bersih serta mampu berkontribusi dalam akselerasi kendaraan listrik di Indonesia. Hal ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), serta SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim). Humas FT UNS.




