Tim Mahasiswa Teknik Sipil dan Arsitektur UNS Sabet Best Design Concept dalam 3rd International Tall Building Modeling and Design Competition 2022

4 October, 2022

FT UNS - Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret kembali mendapat kabar membanggakan. Kali ini hadir dari dari tim mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Sipil dan Prodi Arsitektur FT UNS berhasil menyabet predikat Best Design Concept dalam ajang 3rd International Tall Building Modeling and Design Competition 2022. Tim tersebut diketuai oleh Khalijah Herma Wytti (Teknik Sipil 2020) dan Faried Akbar Sulistya (Teknik Sipil 2021) serta beranggotakan Caesaria Puspa Wardhani (Arsitektur 2020), Florentina Julisa Friska C. (Arsitektur 2020).

Kompetisi ini diselenggarakan oleh Universiti Petronas Malaysia dengan lini masa 31 Mei hingga 15 Agustus 2022 untuk waktu pengerjaan project desain, 10 September 2022 diadakan presentasi langsung, dan terakhir pengumuman penghargaan dilaksanakan pada tanggal 17 September 2022. Kompetisi ini diikuti oleh 13 tim dari negara Malaysia, Indonesia, Pakistan, dan Yordania. Lomba dilaksanakan secara daring melalui MS Team.

Karya yang diusung oleh tim yaitu secara garis besar menjelaskan, “Perencanaan gedung bertingkat untuk fakultas teknik dengan luas site 2000m2 menggunakan konsep green building dan pendekatan arsitektur metafora. Bentuk bangunan terinspirasi dari Kayon (gunungan dalam pewayangan) yang dibelah dan diberikan bentuk organik 7 lantai di bawahnya. Bentuk Kayon memiliki makna kehidupan semesta, sedangkan ukiran Jepara sebagai fasadnya bermakna harmoni dan keseimbangan alam. Penerapan teknologi green building, analisis struktur, dan landscaping menjadi fokus dalam perancangan,"

“Kita bertiga sudah pernah mengikuti sayembara-sayembara nasional, ada yang baru pertama kali ikut sayembara. Biasanya sayembara dengan teman satu prodi saja, nah sayembara ITBMDC ini membuka kesempatan berkenalan dengan teman baru karena untuk timnya campur dengan prodi lain dan juga bertaraf internasional. Permasalahan di sayembara itu biasanya fresh dan unik, jadi sebuah challenge buat kita untuk mencari solusinya,” ujar tim kepada HUMAS FT UNS ketika ditanya terkait alasan mengikuti kompetisi ini (22/9/22).

Alasan tim membuat konsep desain sedemikian rupa kental dengan budaya dikarenakan semua anggota tim yang merupakan mahasiswa Arsitektur UNS yang berkuliah di kota Surakarta/Solo. Kota Solo terkenal dengan budaya Jawa yang sangat dijunjung tinggi masyarakatnya. “Desain bangunan futuristik bukan seolah-olah meninggalkan jati diri arsitektur lokal, tetapi diberikan sentuhan budaya Jawa untuk merepresentasikan identitas dalam perancangan ini,” tutur Caesaria.

Witty dan tim merasa senang dapat meraih predikat Best Design Concept pada kompetisi ini. Faried dan Wytti menyampaikan bahwa mereka senang dan puas karena proses mereka dapat membuahkan hasil yang dapat dijadikan batu loncatan untuk sayembara selanjutnya. Puspa juga menambahkan, "Senang dan bangga karena bisa mendapat value dari proses yang selama ini dilakukan bersama teman-teman satu tim".

“Bersyukur banget, walaupun ada kendala selama proses perancanganya, ternyata dapet award best design concept itu seneng banget,” ujar Friska.

Tim berharap untuk ke depannya semoga semakin banyak yg tertarik dengan kompetisi ITBMDC, terutama adik-adik tingkat agar nama UNS dapat turut tampil di sayembara internasional. “Jangan takut mencoba, karena selama mau berproses banyak insight yang bisa diambil. Semangat!” pungkas Caesaria. Sekali lagi, selamat atas pencapaian yang telah dirailh oleh Wytti dan tim. Sukses selalu!

HUMAS FT/DIF EDITOR/KNH