
FT UNS – Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret (UNS) memperkuat sinergi dengan dunia industri melalui kegiatan Global Campus Recruitment – Management Trainee (MT) 2027 PT LBM Energi Baru Indonesia, Selasa (13/10/2026), di Ruang Seminar Utama Gedung Ir. RPM Kasifudin FT UNS. Kegiatan yang diikuti lebih dari 100 mahasiswa dan alumni ini membuka wawasan mengenai peluang karier sekaligus kebutuhan talenta teknik di industri baterai untuk kendaraan listrik.
PT LBM Energi Baru Indonesia merupakan produsen bahan katoda baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) yang beroperasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal, Jawa Tengah. Perkembangan industri baterai mendorong kebutuhan sumber daya manusia dengan kompetensi teknis dan kemampuan beradaptasi di lingkungan kerja multinasional.
Dekan FT UNS, Prof. Dr. Ir. Wahyudi Sutopo, S.T., M.Si., menegaskan bahwa kolaborasi dengan industri menjadi salah satu upaya mempersiapkan lulusan yang mampu bersaing di tingkat global.
“FT UNS berkomitmen menghasilkan Global Engineer, Global Architect, and Global Planner yang unggul secara teknis, inovatif, berintegritas, serta adaptif di lingkungan multinasional. Melalui interaksi ini, mahasiswa dapat menghubungkan teori akademik dengan tantangan nyata industri,” ujar Prof. Wahyudi.

Kesiapan tersebut didukung oleh kompetensi lintas disiplin di FT UNS, antara lain melalui Program Studi Teknik Kimia, Teknik Mesin, Teknik Elektro, dan Teknik Industri. Pengembangan kapasitas mahasiswa juga ditunjang ekosistem riset, termasuk Pusat Unggulan Iptek (PUI) Baterai Lithium UNS, serta pembelajaran Bahasa Mandarin dan Budaya Tiongkok untuk memperkuat pemahaman lintas budaya.
Dalam kegiatan tersebut, perwakilan HR Recruitment, Talent Development, & Compliance PT LBM Energi Baru Indonesia, Indah Mila Rustanti, memaparkan peluang melalui program Management Trainee 2027. Program ini dirancang untuk menjaring kandidat yang berpotensi mengembangkan karier di lingkungan manufaktur.
“Melalui program MT dan magang, lulusan dapat memahami proses kerja manufaktur modern secara utuh sekaligus mengembangkan kompetensi profesionalnya. Kami menyambut baik kolaborasi bersama FT UNS untuk memenuhi kebutuhan talenta perusahaan,” jelas Indah.

Selain rekrutmen, diskusi juga membahas peluang magang bagi mahasiswa aktif. Kepala Program Studi Teknik Industri FT UNS, Prof. Dr. Ir. Wakhid Ahmad Jauhari, S.T., M.T., menggali mekanisme pelaksanaan program tersebut bersama pihak perusahaan.
PT LBM Energi Baru Indonesia menjelaskan bahwa program magang dibuka dua kali dalam setahun dengan durasi optimal enam bulan, termasuk peluang pada bidang Quality Control. Seleksi dilakukan melalui penyaringan dokumen oleh tim HRD dan wawancara pengguna user. Mahasiswa terpilih juga memperoleh fasilitas makan dan uang saku sekitar Rp3,1 juta per bulan, sesuai informasi yang disampaikan dalam kegiatan.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal pengembangan kolaborasi FT UNS dan PT LBM Energi Baru Indonesia, tidak hanya melalui rekrutmen dan magang, tetapi juga kuliah praktisi, proyek industri mahasiswa, serta riset terapan. Sinergi tersebut mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan relevansi pembelajaran dengan kebutuhan dunia kerja, serta SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengembangan kompetensi dan riset untuk mendukung industri baterai.
Humas FT UNS.




