
FT UNS – Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan kuliah umum bersama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Surakarta pada Rabu (28/10/2026). Bertempat di Ruang Multimedia, Gedung IV FT UNS, kegiatan ini diikuti oleh 125 mahasiswa aktif Program Studi Teknik Industri untuk memperluas wawasan mengenai dunia ketenagakerjaan dan kebutuhan industri.
Kuliah umum menghadirkan dua narasumber dari Disnaker Kota Surakarta, yaitu Dhiasty Mahayanti dan Yohana Agustin Wijayantie, yang bertugas sebagai Pengantar Kerja. Kegiatan dibuka oleh Dr. Ir. Yusuf Priyandari, S.T.,M.T. yang hadir mewakili Ketua Program Studi Teknik Industri FT UNS.
Memasuki pemaparan meteri, Dhiasty Mahayanti menjelaskan kondisi ketenagakerjaan di Kota Surakarta, termasuk gambaran penyerapan tenaga kerja, perkembangan sektor industri, serta tren kebutuhan tenaga kerja pada masa mendatang. Ia menekankan bahwa perkembangan teknologi dan digitalisasi turut mengubah jenis pekerjaan serta keterampilan yang dibutuhkan oleh pemberi kerja.

Sementara itu, Yohana Agustin Wijayantie membahas berbagai kompetensi yang perlu dipersiapkan calon tenaga kerja, baik kemampuan teknis maupun keterampilan nonteknis (soft skills), seperti komunikasi, kerja sama tim, adaptasi, dan pemecahan masalah. Ia juga menyoroti pentingnya sertifikasi kompetensi, pengalaman organisasi dan magang, serta persiapan menghadapi proses rekrutmen, mulai dari penyusunan curriculum vitae (CV) hingga wawancara kerja.
Selain membahas kebutuhan dunia kerja, narasumber memperkenalkan berbagai layanan ketenagakerjaan yang dapat dimanfaatkan mahasiswa dan lulusan, antara lain informasi lowongan kerja, bursa kerja (job fair), serta program pelatihan dan peningkatan keterampilan yang difasilitasi pemerintah.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Mahasiswa antusias mengajukan pertanyaan mengenai strategi mencari kerja, peluang karier bagi lulusan Teknik Industri, hingga persiapan menghadapi seleksi kerja.
Dr. Yusuf Priyandari menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Disnaker Kota Surakarta menjadi langkah strategis untuk mendekatkan mahasiswa dengan kondisi nyata dunia kerja. Pemahaman mengenai kebutuhan industri sejak dini diharapkan dapat membantu mahasiswa merencanakan pengembangan kompetensi selama masa studi.
“Melalui kuliah umum ini, kami berharap mahasiswa Teknik Industri tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memahami kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja sehingga lebih siap ketika lulus nanti,” ujar Yusuf.
Melalui kuliah umum ini, Program Studi Teknik Industri FT UNS terus mendorong penguatan kerja sama dengan pemerintah daerah dan dunia industri untuk meningkatkan relevansi pendidikan dengan kebutuhan pasar kerja. Kegiatan serupa diharapkan dapat memberikan bekal pengetahuan dan kesiapan karier yang lebih baik bagi mahasiswa.
Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan kompetensi mahasiswa; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui peningkatan kesiapan lulusan memasuki dunia kerja; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.
Humas FT UNS.




