
FT UNS – Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret (FT UNS) resmi meluncurkan dua program kelas internasional pada jenjang sarjana, yaitu Program Studi Teknik Sipil dan Program Studi Teknik Kimia, dalam acara peresmian yang diselenggarakan pada Jumat siang (8/5/2026) di Ruang Seminar Utama Gd. IR.RPM. Kasifudin FT UNS.
Peresmian ini menjadi langkah strategis FT UNS dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi yang berstandar global sekaligus memperkuat daya saing lulusan di kancah internasional. Program kelas internasional dirancang dengan kurikulum berorientasi global, penggunaan bahasa pengantar internasional, serta membuka peluang kolaborasi akademik dengan mitra luar negeri.
Kegiatan peresmian juga dirangkaikan dengan sharing ide bersama alumni FT UNS yang telah berkiprah di tingkat nasional. Hadir dalam kesempatan tersebut Thomas EPPE Safanpo, S.T., M.Si., Bupati Asmat Prov. Papua Selatan, (alumni Program Studi Arsitektur angkatan 1996), dan Galih Chrissetyo, S.T., M.B.A., (alumni Teknik Industri angkatan 2002) yang saat ini menjabat sebagai Executive Vice President Pelayanan Human Capital PT PLN (Persero).
Melalui sesi berbagi pengalaman ini, para alumni memberikan wawasan, dan motivasi bagi seluruh sivitas akademika, khususnya kita para pengelola program studi, untuk terus berkembang, membangun jejaring, dan berani mengambil peran dalam menghadapi tantangan global di masa depan.

Dekan FT UNS, Prof. Dr. Ir. Wahyudi Sutopo, S.T., M.Si., IPU. dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembukaan kelas internasional ini merupakan bagian dari komitmen Fakultas Teknik UNS dalam mendorong internasionalisasi pendidikan serta meningkatkan kualitas lulusan yang adaptif terhadap perkembangan global.
Pembukaan kelas internasional ini bukan sekadar penambahan program akademik dalam kelas internasional, tetapi merupakan upaya nyata Fakultas Teknik UNS untuk menjawab kebutuhan dunia industri dan masyarakat global terhadap lulusan teknik yang memiliki kompetensi internasional, kemampuan adaptif, serta daya saing global” ujar Prof. Wahyudi.
Ia menambahkan bahwa FT UNS berharap program ini dapat melahirkan global engineer dari Fakultas Teknik UNS, yaitu lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menjadi inovator, problem solver, dan pemimpin masa depan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dunia.

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Penelitian FT UNS, Prof. Dr. Ir. Eko Surojo, S.T., M.T., bahwa proses pembelajaran pada kelas internasional akan menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Selain itu, mahasiswa juga diwajibkan mengikuti international exposure setelah semester 5, seperti student exchange, magang internasional, maupun kegiatan akademik lainnya yang berskala global.
“Melalui skema ini, mahasiswa diharapkan memiliki pengalaman internasional yang dapat memperkuat kompetensi akademik, komunikasi, dan adaptabilitas mereka dalam menghadapi tantangan global,” ujar Prof. Eko.

Dengan diresmikannya dua program kelas internasional ini, FT UNS semakin menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan teknik yang adaptif, inovatif, dan berorientasi global, sekaligus mendukung upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia yang mampu bersaing di tingkat internasional.
Sebagai bagian dari kontribusi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), inisiatif ini selaras dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyediaan pendidikan berstandar internasional, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dengan menyiapkan lulusan yang kompetitif, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kolaborasi global di bidang pendidikan dan riset. Humas FT UNS.




