
FT UNS – Grup Riset Rekayasa Industri dan Tekno Ekonomi (RITE) Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret (FT UNS) menyelenggarakan Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah Penelitian dan Pengabdian Masyarakat melalui Zoom Meeting pada Selasa (07/07/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen FT UNS dalam meningkatkan kapasitas dosen dan peneliti untuk menghasilkan publikasi ilmiah yang berkualitas serta mampu berkontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan penyelesaian berbagai persoalan di masyarakat.
Pelatihan menghadirkan Supriyadi, S.T., M.T., Chief Editor Wikrama Parahita: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Jurnal Sistem dan Manajemen Industri Universitas Serang Raya. Melalui sesi Sharing Session Best Practice Penulisan Artikel Versi Editor, peserta memperoleh pemahaman mengenai strategi menyusun artikel ilmiah yang memenuhi standar publikasi, mulai dari penyusunan naskah hingga proses publikasi pada jurnal bereputasi.
Dalam paparannya, Supriyadi menjelaskan bahwa artikel ilmiah, baik hasil penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat, harus disusun secara sistematis dan memiliki kontribusi ilmiah yang jelas. Menurutnya, artikel pengabdian masyarakat perlu memuat identifikasi permasalahan mitra, solusi yang ditawarkan, metode pelaksanaan, hasil kegiatan, hingga evaluasi dampak yang diperoleh. Sementara itu, artikel penelitian harus mampu menunjukkan state of the art, kesenjangan penelitian (research gap), kebaruan (novelty), metodologi yang kuat, serta pembahasan yang didukung oleh data dan referensi yang relevan.

Selain membahas struktur penulisan, narasumber juga memberikan berbagai tips praktis terkait pemilihan jurnal, etika publikasi, proses submission, hingga strategi menghadapi revisi dari editor maupun reviewer. Melalui pemahaman tersebut, peserta diharapkan mampu meningkatkan kualitas naskah sehingga memiliki peluang lebih besar untuk diterbitkan pada jurnal nasional maupun internasional bereputasi.
Dekan FT UNS, Prof. Dr. Ir. Wahyudi Sutopo, S.T., M.Si., IPU., menegaskan bahwa publikasi ilmiah merupakan salah satu indikator penting dalam pengembangan budaya akademik di perguruan tinggi. Hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat tidak cukup berhenti pada pelaksanaan kegiatan, tetapi perlu didiseminasikan agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap para peserta semakin memahami strategi penyusunan artikel ilmiah yang baik, sehingga luaran penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan FT UNS dapat dipublikasikan pada jurnal yang kredibel dan bereputasi,” ujar Prof. Wahyudi.

Melalui kegiatan ini, FT UNS terus mendorong peningkatan kualitas publikasi ilmiah sebagai bagian dari penguatan ekosistem riset di lingkungan fakultas. Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi dosen, peneliti, dan anggota grup riset dalam menghasilkan karya ilmiah yang tidak hanya memenuhi standar akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pembangunan masyarakat.
Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kapasitas akademisi dalam menghasilkan publikasi ilmiah berkualitas, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penguatan budaya riset dan inovasi, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui diseminasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang mendorong kolaborasi lintas institusi.
Humas FT UNS.




