
FT UNS – Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret (UNS) bekerja sama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Surabaya, Direktorat Jenderal Bina Konstruksi, Kementerian Pekerjaan Umum menyelenggarakan Uji Sertifikasi Jabatan Kerja Supervisor K3 Konstruksi Jenjang 6 bagi alumni FT UNS, Kamis (27/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Multimedia Gedung IV FT UNS tersebut diikuti 43 alumni FT UNS.
Kegiatan sertifikasi dilaksanakan secara gratis sebagai bentuk kerja sama FT UNS dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Surabaya. Sebelum mengikuti uji sertifikasi, para peserta telah memperoleh pembekalan teori selama tiga hari. Selanjutnya, pada hari keempat peserta mengikuti uji sertifikasi untuk mengukur kompetensi sebagai Supervisor K3 Konstruksi.
Kegiatan dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Penelitian FT UNS, Prof. Dr. Ir. Eko Surojo, S.T., M.T. Dalam sambutannya, Prof. Eko menekankan pentingnya sertifikasi kompetensi sebagai nilai tambah bagi lulusan dalam memasuki dunia kerja, khususnya di bidang konstruksi.

“Kemampuan kompetensi di bidang teknik setelah mengikuti sertifikasi menjadi nilai tambah dibandingkan lulusan lain yang belum memiliki sertifikat. Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini, Anda dapat melamar di perusahaan yang Anda impikan,” ujar Prof. Eko.
Menurutnya, kompetensi K3 memiliki peran penting dalam dunia konstruksi. Penerapan K3 tidak hanya berkaitan dengan aspek keselamatan pekerja, tetapi juga berhubungan dengan efisiensi biaya dan kualitas pekerjaan konstruksi.
“K3 sangat penting di dunia konstruksi. Tidak hanya dari segi biaya dan kualitas konstruksi, tetapi juga bagaimana kita menjaga keselamatan di dunia konstruksi,” jelasnya.

Perwakilan Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Surabaya, Sukaryanto, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kegiatan ini dikoordinasikan oleh Kepala Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa, Dr. Ir. Widi Hartono, ST., MT., IPU dan Fakultas Teknik UNS.
Melalui sertifikasi ini, FT UNS mendorong alumni untuk tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga pengakuan kompetensi profesional yang dibutuhkan industri konstruksi. Sertifikat kompetensi diharapkan dapat meningkatkan daya saing alumni sekaligus memperluas peluang mereka untuk berkarier di bidang konstruksi.
Kegiatan ini turut mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kompetensi dan pembelajaran berkelanjutan, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penguatan kompetensi tenaga kerja dan peningkatan daya saing lulusan di dunia kerja, serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia yang mendukung pembangunan infrastruktur yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan.
Humas FT UNS.




