Perencanaan Struktur Gedung 11 Lantai Tower UNS Libatkan Tim Teknis dari Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik UNS

FT UNS – Beberapa pengelola yang terlibat dalam pembangunan Tower 11 UNS yaitu sebagai Pelaksana: PT PP (Persero), Perencana: PT. Pandu Persada, dan sebagai Pengawas: PT. Virama Karya. Tim teknis dalam pembangunan Tower 11 UNS melibatkan dosen dari Program Studi (Prodi) Teknik Sipil Fakultas Teknik (FT) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Tugasnya yakni membantu pemilik (UNS) sekaligus melakukan hal-hal yang perlu direview terkait pembangunan Tower UNS dari sudut Teknik Sipil. Pada bagian struktur bawah ada beberapa yang diperhatikan yakni mengenai kondisi tanah, pembuatan pondasi, dan bagaimana hasil uji beban yang dilakukan.

Pada kondisi tanah penyelidikan dilakukan dengan cara pengeboron hingga kedalaman 30 m dari permukaan tanah asli 0,00 hingga -4,00 adalah clay dan silty clay, kedalaman -4,00 hingga -20.00 adalah sand, kedalaman -20,00 hingga-30,00 adalah sandstone, hasilnya menunjukkan bahwa tanah adalah dominan pasir dan perletakan pondasi berada di kedalaman-22.00. Persyaratan nilai Nspt sebagai perletakan telah terpenuhi, yaitu sebesar > 60 mulai kedalaman 20 m hingga 30 m, dan dipilih pada kedalaman 22 m sebagai perletakan pondasinya.

“Kondisi ini sangat bagus sebagai perletakan pondasi, pondasi akan kokoh pada pijakannya dan dijepit menyeluruh oleh tanah kokoh diselimut tiangnya,” ungkap Dr.Bambang Setiawan, S.T., M.T., selaku bagian dari tim teknis.

Pembuatan pondasi dimulai dari pengeboran tanah sampai kedalaman tertentu yang diharapkan dapat menghasilkan daya yang cukup, lalu diisi dengan beton dan tulangan, ditunggu sampai padat dan mengeras, dan dilanjutkan konstruksi atasnya. Fungsi pondasi adalah penerus beban struktur ke tanah keras tanah sebagai perletakannya, pondasi yang digunakan adalah tipe sumuran yang disebut sebagai Boredpile, yaitu dengan cara dilakukan pengeboran hingga kedalaman tanah keras yang ditentukan, sedangkan konstruksi terbuat dari beton bertulang. Dr.Bambang Setiawan, S.T., M.T. mengatakan diamater keseluruhan dari pondasi adalah sama sebesar 80 cm, panjang tergantung galian, posisi titik dan fungsi ruang di atasnya, umumnya di kisaran 19 m, terletak pada tanah keras dengan nilai Nspt > 60 pada dasar pondasi -22 m. Nilai ini sudah tercukupi untuk perletakan pondasi boredpile tersebut. Dipilihnya pondasi ini adalah terpenuhinya beban yang besar dengan membuat diameter boredpile yang besar. Selain itu, faktor lingkungan yang padat penduduk, agar tidak terjadi getaran saat pemancangan jika menggunakan pondasi tiang pancang. Beban rencana per pondasi boredpile adalah 164,3 ton, hal tersebut berlaku pada tiang tunggal, sedangkan dalam desainnya pondasi dirancang dalam kondisi kelompok dan tiang tunggal, sedangkan kemampuan tiang tinggal mengalikan jumlah tiang per kelompoknya.

Pondasi yang ada terdiri dari tipe kelompok dan tipe tunggal, tipe kelompok dapat dibedakan menjadi 7 kelompok yang sisanya per kelompok 2, 3, 4, 6, 9 dan 10 tiang, sisa tersebut adalah tiang tunggal. Faktor aman yang digunakan adalah sebesar 2,5, artinya tanah mampu menahan 2,5 kali beban yang bekerja pada pondasi tersebut. Nilai ini sudah memenuhi standarisasi yang berlaku, dan dalam perencanaannya sudah termasuk beban gempa.

“Jadi terkait pembebanan, pemodelan, analisis, dan perencanaan struktur sudah direview berdasarkan peraturan atau prosedur yang berlaku,” tutur Dr. Eng. Halwan Alfisa Saifullah, S.T., M.T.

Pengujian beban pada pondasi dilakukan untuk mengecek dan mengetahui kinerja pondasi tersebut sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hal ini dilakukan agar beban yang terjadi akibat beban luar dan berat sendiri dapat diterima dengan baik oleh tanah atau tidak, dengan persyaratan yang telah ditentukan dapat diketahui kemampuan tiang dalam menerima beban. Uji pembebanan ini terdiri dari uji beban axial, yaitu dengan pembebanan vertikal yang dikenal sebagai Static Axial Compressive Load TestPile Dynamic Analysis (PDA Test), sedangkan untuk uji beban horisontal adalah dengan Horizonthal Load Test.

Static axial compressive load test, sistem Anchore Pile, uji ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar kemampuan tiang yang menerima beban terhadap kemampuan tanah, yang dilihat berdasarkan penurunan saat pembebanan. Standarisasi yang digunakan adalah ASTM D 1143-81, dengan beban rencana 164,30 ton dan beban maksimum, yaitu 200% dari beban rencana sebesar 328,60 ton, dengan hasil penurunan sebesar 2,21 mm pada beban maksimum dan 0,81 mm pada beban rencana. Nilai ini berada dibawah angka toleransi yang diijinkan yaitu sebesar 25,4 mm atau 2,54 cm (1 inci). Kemudian, PDA test merupakan pelengkap dari Static Axial Compressive Load Test, dengan cara memberikan pukulan beban pada kepala tiang pondasi tersebut, berdasarkan gelombang getaran yang merambat pada tubuh pondasi, dengan analisis CAPWAP. Hasil yang didapatkan adalah daya dukung tanah sebesar 416 ton, berdasarkan analisis CAPWAP sebesar 738 ton, dan penurunan sebesar 6,7 mm. Terakhir, pada Horizonthal Load Test sistem reaksi, hasil yang diperoleh yaitu besarnya nilai beban horisontal pada kepala tiang, sebagai pedoman besarnya nilai beban horisontal yang terjadi pada pondasi tiang bor tunggal. Besarnya pergeseran horisontal pada beban rencana 18,4 ton adalah sebesar 0,19 mm, dan pada beban horisontal maksimum 200% beban rencana, 36,8 ton sebesar 0,54 mm.

Gedung Tower UNS akan dibangun pada wilayah rawan gempa. Oleh karena itu, pembebanan gempa dan respon sistem struktur terhadap beban gempa mendapatkan perhatian serius dalam proses perencanaan. Gedung UNS Tower mengadopsi Sistem Struktur Pemikul Momen Khusus (SRPMK) beton bertulang. Pada sistem ini, struktur bangunan diharapkan akan berperilaku daktail ketika terjadi gempa besar. Struktur diperbolehkan untuk berada di ambang keruntuhan (pada kondisi terburuk nya), akan tetapi dalam batasan masih memungkinkan penghuni gedung untuk melakukan evakuasi diri. Beberapa elemen struktur tertentu juga perlu didesain secara khusus karena adanya ketidakberaturan (horisontal dan vertikal) pada bangunan Gedung Tower UNS. Berdasarkan hasil review atas laporan perencanaan struktur yang disampaikan oleh pihak konsultan perencana, dapat disimpulkan bahwa perencanaan sistem struktur sudah memenuhi kaidah teknis berdasarkan peraturan yang berlaku. Kuat tekan material beton yang digunakan juga sudah memenuhi standar minimal untuk perencanaan struktur tahan gempa yaitu lebih besar dari 20 MPa. Selain itu, pada Gedung UNS Tower juga digunakan jenis baja tulangan ulir yang memiliki lekatan yang lebih baik daripada tulangan polos ketika menahan beban lateral gempa. Humas FT/ FAT. Editor/ KNH.

Bagikan:

Facebook
X
LinkedIn
WhatsApp

Berita Terkait

Profesi Arsitek

Deskripsi :

PPAr FT UNS memiliki kurikulum yang dirancang dengan pola pembelajaran sistem blok. Program ini ditempuh dalam waktu 2 semester (1 tahun) dengan total mata kuliah yang harus diselesaikan sejumlah 36 SKS.

Program ini dikelola langsung oleh Fakultas Teknik UNS dengan staf pengajar dari Dosen akademik Fakultas Teknik UNS serta para profesional arsitek yang tergabung dalam Ikatan Arsitek Indonesia (IAI).

Download Sertifikat Akreditasi Prodi

Program Profesi Insinyur

Deskripsi :

Program Profesi Insinyur (PPI) dijalankan sebagai tindak lanjut dari mandat yang diberikan oleh Kemenristekdikti terhadap 40 perguruan tinggi di Indonesia, termasuk Universitas Sebelas Maret Surakarta. Pendirian PPI juga merupakan langkah strategis yang antara lain untuk menjawab berlakunya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) tahun 2016 yang memungkinkan delapan profesi termasuk profesi insinyur diakui lintas negara ASEAN. PPI diselenggarakan selama satu tahun bagi para lulusan sarjana yang telah memilki pengalaman kerja keinsinyuran minimal dua tahun. Program ini akan menekankan kemampuan praktik peserta sesuai kompetensinya dan peningkatan softskil dalam profesi keinsinyuran. Selain dengan sistem perkuliahan, di PPI FT UNS juga menjalankan program rekognisi pembelajaran lampau (RPL). Guna mendukung PPI ini, buku panduan diperlukan sebagai acuan dalam pelaksaan program. Buku panduan akademik ini terdiri dari lima bab, yang berisi pendahuluan, informasi akademik, penjelasan kurikulum, kompetensi lulusan, dan silabus, panduan praktik keinsinyuran, akademik dan fasilitas pendukung, dan layanan peserta PPI.

Download Sertifikat Akreditasi Prodi

Teknik Elektro

Deskripsi :

Program Studi Teknik Elektro merupakan salah satu program studi di Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang berdiri sejak tanggal 29 April 2014 melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 17/E/O/2014. Kurikulum Program Studi Teknik Elektro UNS berpegang pada pedoman FORTEI (Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia) merupakan ringkasan yang disusun bersama tim asesor BAN PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi) tahun 2011 , yang akan digunakan sebagai acuan BAN PT dalam menjaga kualitas perguruan tinggi di Indonesia. Pedoman Pengelolaan Program Studi Teknik Elektro tersebut meliputi : Bidang Peminatan, Kurikulum, Laboratorium dan Sumber Daya Manusia. Bidang Peminatan di Program Studi S1 Teknik Elektro UNS memiliki 4 bidang peminatan/ bidang studi/ konsentrasi, yang disesuaikan dengan potensi yang telah tersedia, yaitu Sistem Energi Listrik, Sistem Isyarat Elektronik, Sistem Mekatronika, Sistem Informatika

Download Sertifikat Akreditasi Prodi

Perencanaan Wilayah dan Kota ×

Deskripsi :

Perencanaan pada dasarnya merupakan hal yang dilakukan setiap orang, baik untuk dirinya sendiri maupun untuk kepentingan orang lain. Namun, pada lingkup kepentingan publik, perencanaan merupakan sebuah proses rasional untuk menghasilkan rencana publik yang bisa diterima oleh khalayak luas. Untuk itu, diperlukan pendidikan tentang kaidah perencanaan yang dapat menghasilkan rencana-rencana publik secara sistematis dan terukur. Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Sebelas Maret Surakarta telah berdiri sejak tahun 2006 sebagai institusi pendidikan perencanaan yang bertujuan menghasilkan perencana-perencana profesional untuk menjawab kebutuhan dan tantangan pembangunan lokal, nasional dan global. PWK UNS telah mencetak alumni yang bekerja di berbagai bidang, seperti pada Kementrian ATR BPN, Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, PT. Angkasa Pura, maupun bekerja pada LSM Internasional (UN Pulse Lab, dibawah UNDP), dan mendirikan konsultan perencana tata ruang. Dengan dukungan tenaga pengajar berkualifikasi dan terus mengikuti berbagai perubahan dalam ranah perencana, kami berharap akan lebih banyak lulusan berkualitas untuk bersama-sama membangun negeri.

Download Sertifikat Akreditasi Prodi

Teknik Kimia

Deskripsi :

Teknik Kimia Universitas Sebelas Maret senantiasa secara konsisten memposisikan diri sebagai salah satu program studi teknik kimia yang terbaik di Indonesia. Kendati baru berdiri pada 1998, sejak 2015, program sarjana teknik kimia universitas sebelas maret meraih akreditasi dengan nilai tertinggi dari Badan Akreditasi Nasional (BAN PT) sejajar dengan program studi teknik kimia yang jauh lebih mapan seperti teknik kimia UGM, ITB, ITS, UI, dan UNDIP.

Dengan rasio jumlah doktor per tenaga pengajar dengan nilai tertinggi di Universitas Sebelas Maret, program studi teknik kimia mampu bergerak lebih capat untuk mengembangkan kualitas pendidikan, riset dan pengabdian masyarakat. Mahasiswa Teknik Kimia Universitas Sebelas Maret dipersiapkan untuk menghadapi berbagai persoalan di industri kimia dengan membiasakan diri dengan pengoperasian berbagai fasilitas canggih yang menyerupai yang digunakan di industri. Dengan konsep Contextual Learning mahasiswa diajar oleh tenaga pendidik berkualitas lulusan dalam dan luar negeri, dalam lingkungan belajar yang nyaman untuk mempersiapkan mereka menjadi tenaga terdidik berkualitas dunia industri.

Download Sertifikat Akreditasi Prodi

Teknik Industri

Deskripsi :

Program Studi Teknik Industri (PSTI) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta didirikan berdasarkan Keputusan Dirjen DIKTI Depdikbud No.53/DIKTI/Kep/1998, tertanggal 23 Februari 1998 oleh Bambang Suhendro. Nomenklatur PSTI adalah di bawah rumpun ilmu teknik nomor 26201 Teknik Industri Jenjang S1. Menurut Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), nomenklatur diubahmenjadi 6160513 dengan gelar S.T. (KKNI Level 6) dalam Bahasa International Term disebut sebagai Industrial Engineering (Permendikbud No. 154 tahun 2014).

Pada Tahun 2015, Program Studi Sarjana Teknik Industri UNS terakreditasi dengan predikat Akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (Keputusan BAN-PT No. 1649/SK/BAN-PT/Ak-PPJ/S/III/2020, tanggal 18 Maret 2020, masa berlaku sampai dengan 18 Maret 2025). Program Studi Sarjana Teknik Industri UNS telah Terakreditasi Internasional dari IABEE – Indonesian Accreditation Board for Engineering Education (Sertifikat Akreditasi No. 00031.A, Surat Keputusan No, 89/PII-IABEE/XII/2018, tanggal 20 Desember 2018, masa berlaku dari 30 Juni 2018 hingga 30 Juni 2024).

Download Sertifikat Akreditasi Prodi

Teknik Mesin

Deskripsi :

Pendirian Program Studi Teknik Mesin (PSTM) Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret dirintis sejak tahun 1996 dengan pendirian Program Pendidikan Keahlian Teknik (PPKT) yang bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja Indoensia (BLKI) Surakarta dan proses rekrutmen tujuh orang sebagai staf pengajar pada tahun 1996 tersebut.

Dimulai dengan pendirian Program Diploma (D3) pada Agustus tahun 1997 dan dikuatkan dengan SK Menteri Departemen Pendidikan dan Kebudayaan nomor 33/DIKTI/Kep/1999 pada tanggal 17 Februari 1999, pendirian Program Studi Teknik Mesin dilanjutkan dengan terbentuknya Program Sarjana (S1) sejak tahun 1998 dengan SK Dirjen DIKTI no. 53/DIKTI/Kep/1998 yang dilanjutkan pada tahun 2009 dengan pendirian Program Magister (S2) berdasarkan SK Dirjen Dikti Depdiknas 2331/D/T/2009, dan terakhir pendirian program Doktor (S3) pada tahun 2016 berdasar SK Menteri Riset Teknologi, Pendidikan Tinggi nomor 62/KPT/I/2016 pada tanggal 1 Februari 2016.

Dalam perjalanannya sampai sekarang Program Diploma (D3) terlah terakreditasi B (Baik) berdasar SK nomor 001/BAN-PT/AK-XI/DPL-III/VI/2011 sedangkan Program Sarjana (S1) telah terakreditasi A sejak tahun 2014 berdasar SK nomor 204/SK/BAN PT/Akred/S/VII/2014 sedangkan Program Magister (S2) telah terakreditasi B berdasar SK Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi No 046/SK/BAN-PT/Ak-X/M/II/2013.

Download Sertifikat Akreditasi Prodi

Arsitektur

Deskripsi :

Arsitektur adalah seni bangunan yang mencakup proses perancangan, pembangunan, pengelolaan dan evaluasi suatu lingkungan binaan untuk memenuhi kebutuhan ruang bagi aktifitas manusia. Selain membahas aspek fisik dari bangunan dan lingkungan, arsitektur juga mengedepankan aspek sosial budaya manusia dengan segala dinamikanya. Arsitek bekerja menata lingkungan binaan untuk memenuhi kebutuhan manusia akan wadah kegiatannya agar kehidupannya menjadi lebih baik. Untuk itu, Program Studi Arsitektur UNS menawarkan dan menyelenggarakan pendidikan yang siap mengantarkan anda menjadi tenaga profesional dalam dunia rancang bangun. Kami mengkombinasikan studi akademik dan pengalaman praktik sebagai bentuk pengalaman belajar yang beragam. Kreatifitas dalam pemahaman dan penyelesaian masalah akan dikembangkan sejalan dengan jiwa kemandirian dalam usaha. Fasilitas yang memadai dan jejaring yang luas siap mengantarkan anda menjadi arsitek akademisi, arsitek profesi atau arsitek birokrasi.

Download Sertifikat Akreditasi Prodi

Teknik Sipil

Deskripsi :

Kami adalah institusi pendidikan tinggi yang menawarkan pendidikan tinggi bergelar – diploma, sarjana, dan pascasarjana – dalam bidang teknik sipil. Program studi kami memiliki komitmen kuat untuk menjadi institusi unggulan yang mendidik lulusan berkualitas – tingkat kejuruan, sarjana dan pascasarjana – yang mampu menjadi insinyur sipil yang kompeten, peneliti, pemimpin dalam profesi teknik dan dalam bidang sosial yang lebih luas.

Download Sertifikat Akreditasi Prodi