
FT UNS – Program Studi Doktor Ilmu Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret (UNS) kembali menegaskan komitmennya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui penyelenggaraan Yudisium Promosi Doktor atas nama Dr. Riyan Ariyansah, yang dilaksanakan pada Kamis (5/2/2026) pukul 13.00 WIB, di Ruang Multimedia Gedung IV FT UNS.
Dr. Riyan Ariyansah berhasil menyelesaikan dan mempertahankan disertasinya yang berjudul “Pengembangan Metode Las Friksi untuk Penyambungan Logam Beda Sejenis antara Tembaga dan Aluminium.” Penelitian tersebut berfokus pada pengembangan metode penyambungan logam beda jenis yang selama ini menjadi tantangan dalam bidang teknik material, khususnya untuk aplikasi industri yang menuntut efisiensi, kekuatan sambungan, serta keandalan material dalam jangka panjang.
Disertasi ini memiliki relevansi yang kuat terhadap kebutuhan industri modern, terutama pada sektor kelistrikan, otomotif, dan energi, di mana penggunaan material tembaga dan aluminium semakin meningkat seiring dengan tuntutan efisiensi berat, konduktivitas listrik yang tinggi, serta performa mekanik yang andal. Melalui pengembangan metode las friksi, penelitian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas sambungan logam beda jenis sekaligus membuka peluang penerapan teknologi manufaktur yang lebih efektif.

“Metode yang digunakan pada proses penyambungan menggunakan pemanfaatan perbedaan temperature. Prosesnya sendiri diawali dengan pemanasan tembaga hingga mencapai suhu 550°C yang selanjutnya diberikan gesekkan. Proses tersebut dipengaruhi oleh teknanan, waktu gesek, dan waktu tekan,” ujar Dr. Riyan Ariyahsyah.
Dalam Menyusun Desertasinya, Dr. Riyan Ariyansah didukung oleh tim promotor dan ko-promotor yang ahli dibidang pengelasan, yakni Prof. Dr. Ir. Triyono, S.T., M.T., IWE. selaku Promotor, serta Prof. Dr. Ir. Nurul Muhayat, S.T., M.T. dan Dr. Eng. Ir. Aditya Rio Prabowo., S.T., M.T., M.Eng. selaku Ko-Promotor I dan II. Kehadiran tim promotor tersebut mencerminkan kuatnya dukungan keilmuan dalam memastikan mutu dan kontribusi ilmiah dari penelitian yang dihasilkan.

“Penelitian ini berhasil menghasilkan luaran akademik berupa satu prosiding dan satu artikel jurnal ilmiah Q1. Capaian tersebut menunjukkan bahwa riset yang dilakukan tidak hanya kuat secara metodologis, tetapi juga relevan dan dapat dipertanggungjawabkan di tingkat publikasi ilmiah,” ujar Prof. Dr. Ir. Triyono, S.T., M.T., IWE. selaku Promotor.
Melalui capaian akademik ini, Dr. Riyan Ariyansah dinyatakan lulus Program Doktor dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,94, meraih predikat Sangat Memuaskan. Prestasi tersebut menunjukkan dedikasi dan konsistensi tinggi dalam menjalani pendidikan doktoral di Fakultas Teknik UNS.

Penyelenggaraan yudisium promosi doktor ini menegaskan peran FT UNS dalam menghasilkan lulusan doktor yang unggul dan berdaya saing global. Riset yang dikembangkan juga selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDGs 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penguatan inovasi teknologi manufaktur, serta SDGs 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) dengan pengembangan proses penyambungan logam yang lebih efisien dan berkelanjutan. Humas FT UNS.




