
FT UNS – Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret (FT UNS) terus mendorong peningkatan kualitas dan wawasan global mahasiswa melalui berbagai program internasional. Salah satu mahasiswa Program Studi Teknik Industri angkatan 2022, Nadya Kartika Aptarini, berhasil menjadi awardee UNS Global Challenge 2026 yang diselenggarakan oleh International Office UNS pada 6-19 April 2026. Melalui program tersebut, Nadya berkesempatan mengikuti short term exchange di Universiti Teknologi Malaysia (UTM), tepatnya di Faculty of Mechanical Engineering dengan fokus pembelajaran pada bidang Industrial Engineering.
UNS Global Challenge merupakan program mobilitas internasional yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa UNS untuk memperoleh pengalaman belajar di universitas mitra luar negeri. Program ini bertujuan memperluas wawasan akademik, meningkatkan kemampuan komunikasi lintas budaya, serta membangun jejaring global dengan mahasiswa maupun dosen dari berbagai negara.
Selama mengikuti program di UTM, Nadya terlibat dalam berbagai kegiatan akademik, mulai dari mengikuti perkuliahan mahasiswa sarjana (S1), kelas pascasarjana (S2), laboratory visit, hingga konsultasi skripsi bersama supervisor di UTM. Pengalaman mengikuti kelas S2 menjadi salah satu hal yang paling berkesan baginya karena memberikan gambaran mengenai suasana akademik pada jenjang magister yang lebih aktif dalam diskusi, analisis, dan pembahasan studi kasus.

Melalui kelas tersebut, Nadya dapat melihat secara langsung bagaimana mahasiswa pascasarjana menyampaikan pendapat, berdiskusi secara kritis, serta menyelesaikan permasalahan dengan pendekatan yang lebih mendalam. Pengalaman tersebut memberikan perspektif baru mengenai lingkungan akademik internasional sekaligus memotivasinya untuk terus mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan komunikasi akademik.
Selain itu, kesempatan melakukan konsultasi skripsi dengan supervisor di UTM juga menjadi pengalaman yang sangat berharga. Dalam sesi diskusi tersebut, Nadya memperoleh berbagai masukan dan sudut pandang baru terkait pengembangan skripsi yang sedang dikerjakannya. Konsultasi tersebut membantunya memahami bagaimana penyusunan dan pengembangan penelitian dapat dilakukan dengan pendekatan yang lebih terstruktur dan komprehensif.
Tidak hanya memperoleh pengalaman akademik, program ini juga memberikan kesempatan bagi Nadya untuk berinteraksi dengan mahasiswa dan dosen dari berbagai latar belakang budaya. Interaksi tersebut turut meningkatkan kemampuan komunikasi, adaptasi, dan kepercayaan dirinya dalam lingkungan global.

“Program ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya karena dapat belajar langsung di lingkungan akademik internasional, memperluas wawasan, serta mendapatkan pengalaman baru melalui kelas S2 dan konsultasi skripsi di UTM,” ujar Nadya.
Partisipasi mahasiswa FT UNS dalam program internasional ini menjadi bagian dari komitmen fakultas dalam mendukung pengembangan kompetensi global mahasiswa sekaligus memperluas jejaring kerja sama internasional. Upaya tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kolaborasi internasional antarperguruan tinggi.
Humas FT UNS.




