
FT UNS – Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret (UNS) kembali memperkuat perannya dalam pengembangan dan pertukaran pengetahuan di bidang keteknikan melalui penyelenggaraan 9th International Conference on Industrial, Mechanical, Electrical, and Chemical Engineering (ICIMECE) 2026, Selasa (29/9/2026).
Mengusung tema “Integrating Green Technologies, Clean Energy Systems, and Smart Industrial Development for a Sustainable Future”, ICIMECE 2026 diselenggarakan secara hybrid dengan kegiatan luring bertempat di Gedung Ir. R.P.M. Kasifudin FT UNS. Konferensi ini mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi industri, serta pemangku kepentingan untuk bertukar gagasan dan membahas perkembangan riset, inovasi, serta tantangan keteknikan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
ICIMECE 2026 mengangkat berbagai bidang yang berkaitan dengan pengembangan teknologi dan sistem industri berkelanjutan. Topik yang dibahas antara lain bioenergy and biofuels, waste to energy, teknologi konversi dan penghematan energi, green technologies, Industry 4.0, smart city, smart structure, kecerdasan buatan, big data, machine learning, Internet of Things (IoT), advanced manufacturing, sistem cerdas, penyimpanan energi, kendaraan listrik, konservasi energi, robotika, mekatronika, hingga sistem otonom.
Konferensi ini menghadirkan pembicara dari kalangan akademisi dan industri. Hary Kustono dari Pertamina Geothermal Energy, Prof. Yoshihiko Uematsu dari Gifu University, Jepang, Prof. Noor Fitrah Abu Bakar dari Universiti Teknologi MARA, Malaysia, serta Prof. Ahmad Ibrahim dari UCSI University, Malaysia.

Ketua Panitia ICIMECE 2026, Prof. Dr. Wakhid Ahmad Jauhari, S.T., M.T., menyampaikan bahwa konferensi tahun ini menerima sebanyak 158 paper dari para peneliti dan akademisi. Setelah melalui proses review dan seleksi, sebanyak 121 paper dinyatakan diterima untuk dipresentasikan dalam konferensi.
“ICIMECE menerima total 158 paper yang disubmit. Setelah melalui proses review dan seleksi, sebanyak 121 paper diterima untuk dipresentasikan dalam konferensi ini,” ujar Prof. Wakhid.
Dari 121 paper yang diterima, sebanyak 20 paper terpilih untuk diproses lebih lanjut menuju publikasi jurnal. Sementara itu, paper lainnya akan diproses untuk diterbitkan dalam prosiding konferensi.
Menurut Prof. Wakhid, capaian tersebut tidak hanya berkaitan dengan jumlah paper yang diterima, tetapi juga kualitas gagasan, diskusi, dan kolaborasi yang dapat terbangun melalui konferensi.
“Yang lebih penting adalah kualitas gagasan, diskusi, dan kolaborasi yang muncul dari konferensi ini. Kami berharap ICIMECE tidak hanya menjadi tempat untuk mempresentasikan hasil penelitian, tetapi juga menjadi wadah bagi para peneliti untuk bertemu, mendiskusikan gagasan baru, membangun kolaborasi, dan mengembangkan proyek penelitian di masa mendatang,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Penelitian FT UNS, Prof. Dr. Ir. Eko Surojo, S.T., M.T., menyampaikan bahwa perkembangan teknologi yang pesat dan berbagai tantangan global menempatkan bidang keteknikan pada posisi penting dalam menghadirkan solusi melalui inovasi, riset, dan penerapan ilmu pengetahuan.
Menurutnya, forum seperti ICIMECE 2026 menjadi ruang penting bagi akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa untuk bertukar gagasan, berbagi hasil penelitian, serta membangun kolaborasi yang bermakna.
“Melalui konferensi ini, kami berharap tercipta lingkungan di mana pengetahuan dapat dibagikan secara terbuka, gagasan-gagasan baru dapat muncul, dan solusi inovatif dapat dikembangkan. Kami juga berharap diskusi dan penelitian yang dipresentasikan dalam konferensi ini tidak hanya berkontribusi pada pengembangan akademik, tetapi juga menghadirkan solusi praktis bagi industri dan masyarakat,” ungkap Prof. Eko.



Melalui penyelenggaraan ICIMECE 2026, FT UNS terus mendorong ekosistem akademik yang menghubungkan riset, inovasi, pendidikan, dan kebutuhan industri. Forum internasional ini diharapkan tidak berhenti pada diseminasi hasil penelitian, tetapi juga menghasilkan jejaring dan kolaborasi yang dapat berkembang menjadi kerja sama penelitian maupun pengembangan teknologi di masa mendatang.
Penyelenggaraan ICIMECE 2026 turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pertukaran pengetahuan dan pengembangan kapasitas akademik; SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) melalui pengembangan riset dan inovasi di bidang energi bersih dan efisiensi energi; SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penguatan riset, teknologi, dan inovasi keteknikan; serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui pengembangan jejaring dan kolaborasi antara akademisi, peneliti, industri, dan mitra internasional.
Humas FT UNS.




