
FT UNS – Program Studi Doktor Ilmu Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret ( PSDTM UNS) kembali meluluskan doktor baru. Pada Jumat (24/04/2026), Dr. Ericha Dwi Wahyu Syah Putri mengikuti yudisium promosi doktor di Ruang Multimedia FT UNS dan dinyatakan lulus setelah menempuh studi selama 3 tahun 5 bulan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4,00 serta mendapatkan predikat Cumlaude.
Selama menempuh pendidikan doktor, Dr. Ericha dibimbing oleh Prof. Dr. Ir. Triyono, S.T., M.T., IWE selaku promotor, Prof. Dr. Ir. Nurul Muhayat, S.T., M.T., IWIP sebagai ko-promotor I, dan Dr. Eng. Aditya Rio Prabowo, S.T., M.T., M.Eng. sebagai ko-promotor II. Penelitiannya juga didukung melalui kolaborasi dengan Dr. Eng. Muizuddin Azka dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Prof. Yoshihiko Uematsu dari Gifu University, Jepang.
Dalam disertasinya yang berjudul “Pengembangan Desain Sambungan Las Hollow Panel Aluminium AA6061 dengan Metode One-Step Double-Acting Friction Stir Welding (ODFSW)“, Dr. Ericha mengembangkan inovasi metode penyambungan hollow panel aluminium menggunakan pendekatan One-Step Double-Acting Friction Stir Welding (ODFSW). Penelitian tersebut dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan industri terhadap struktur aluminium ringan yang memiliki kekuatan tinggi, ketahanan yang baik, serta efisiensi dalam proses manufaktur.

Metode ODFSW merupakan pengembangan dari Friction Stir Welding (FSW) yang memanfaatkan dua tool untuk bekerja secara simultan pada kedua sisi material sehingga proses pengelasan dapat diselesaikan dalam satu tahap. Dibandingkan metode FSW konvensional, pendekatan ini mampu meningkatkan efisiensi proses sekaligus menghasilkan kualitas sambungan yang lebih baik pada struktur hollow aluminium.
“Melalui penelitian ini, saya berharap teknologi ODFSW dapat menjadi solusi dalam pengembangan proses penyambungan struktur aluminium ringan yang lebih efisien, berkualitas, dan berkelanjutan. Saya juga berharap hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pengembangan teknologi manufaktur serta mendorong penerapannya di berbagai sektor industri,” ujar Dr. Ericha.
Penelitian tersebut menghasilkan rekomendasi desain sambungan dan setup operasi ODFSW yang optimal untuk struktur hollow panel aluminium. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi peneliti, akademisi, maupun praktisi industri dalam mengembangkan teknologi pengelasan yang lebih efisien, berkualitas, dan berkelanjutan, khususnya pada sektor otomotif, transportasi, serta industri manufaktur yang memanfaatkan material ringan.

Atas capaian tersebut, promotor Prof. Dr. Ir. Triyono, S.T., M.T., IWE menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras Dr. Ericha selama menempuh pendidikan doktor.
“Selamat kepada Dr. Ericha atas keberhasilannya meraih gelar doktor. Semoga hasil penelitian dan semangat berkaryanya terus memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kemajuan industri dan masyarakat,” ujar Prof. Triyono.

Keberhasilan Dr. Ericha menyelesaikan studi doktor dengan berbagai luaran ilmiah dan kolaborasi riset internasional mencerminkan komitmen Program Studi Doktor Ilmu Teknik Mesin FT UNS dalam menghasilkan lulusan yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global. Melalui penelitian yang dikembangkan, lulusan PSDITM FT UNS diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, dan penguatan industri nasional.
Penelitian Dr. Ericha turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengembangan inovasi teknologi manufaktur, SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui peningkatan efisiensi proses dan pemanfaatan sumber daya secara optimal, serta SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui pengembangan struktur aluminium ringan yang berpotensi mengurangi konsumsi energi dan emisi gas rumah kaca.
Humas FT UNS.




