
FT UNS – Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret (UNS) menghadirkan capaian akademik di bidang pengembangan riset material berkelanjutan melalui pelaksanaan Yudisium Promosi Doktor Program Studi Doktor Ilmu Teknik Mesin. Riset disertasi ini berfokus pada pengembangan material piston berbasis paduan aluminium silikon (Al-Si) dari bahan daur ulang sebagai kontribusi akademisi UNS bagi dunia industri.
Penelitian tersebut dipaparkan dalam Yudisium promosi doktor yang berlangsung pada Kamis (05/02/2026) di Ruang Multimedia Gedung IV FT UNS. Piston sebagai komponen utama mesin bekerja pada tekanan tinggi hingga 180–200 bar, kecepatan sekitar 25 m/s, serta suhu mahkota piston yang dapat mencapai 400°C. Kondisi ekstrem ini menuntut material piston yang tidak hanya kuat, tetapi juga ringan dan tahan aus.
Riset ini berfokus pada pembuatan FGM berbahan dasar paduan Al-Si yang diperkuat partikel Cu dan SiO₂ melalui metode Vertical Centrifugal Casting. Terdapat tiga aspek kebaruan utama dalam riset ini. Pertama, penggunaan remanufaktur piston bekas (re-melting) sebagai bahan dasar, karena telah memiliki komposisi Al-Si yang sesuai standar piston. Kedua, pemanfaatan dua jenis penguat dengan karakter densitas berbeda, yaitu Cu sebagai logam berdensitas tinggi dan SiO₂ sebagai material keramik berdensitas rendah yang tahan panas. Ketiga, penerapan metode vertical centrifugal casting yang mampu menghasilkan material bergradasi sifat sesuai kebutuhan piston.

Dr. Teguh Triyono menyampaikan bahwa konsep gradasi sifat ini relevan untuk aplikasi piston kendaraan. Pendekatan ini memungkinkan satu komponen memiliki sifat mekanik yang berbeda sesuai kebutuhan kerja.
“Melalui pendekatan functional graded material, sifat keras dan tahan aus dapat difokuskan pada bagian permukaan, sedangkan bagian tengah tetap ulet, sehingga meningkatkan keandalan dan umur pakai piston,” ujar Dr. Teguh Triyono.
Penelitian ini dibimbing oleh Prof. Dr. Ir. Eko Surojo, S.T., M.T. sebagai promotor, dengan Prof. Dr. Ir. Triyono, S.T., M.T., IWE. sebagai ko-promotor I, serta Dr. Eng. Aditya Rio Prabowo, S.T., M.T., M.Eng. sebagai ko-promotor II. Dr. Teguh Triyono dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan dan meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,75.
Prof. Eko Surojo selaku promotor menjelaskan bahwa kebaruan riset ini terletak pada pemilihan material dan metode proses yang digunakan.

“Sebagian besar penelitian piston sebelumnya masih menggunakan material komersial dengan sifat yang relatif seragam. Penelitian ini memanfaatkan piston bekas sebagai bahan dasar dan mengembangkan proses manufaktur yang mampu menghasilkan gradasi sifat material sesuai kebutuhan fungsional komponen,” ujar Prof. Eko Surojo.
Penelitian ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui pemanfaatan limbah piston bekas, serta SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) dengan mendorong efisiensi energi dan material ramah lingkungan di sektor manufaktur. Humas FT UNS.




